by: Empenoer

Limbua, 50detik.com – Lho koq ! Mushallaa mau dipake tarwih hanya dengan menggunakan terpal jadi atap ? tanya seseorang kepada saya, ketika melihat mushallaa tersebut sudah dipasangi tenda terpal.

Bagi saya, entah pakai tenda terpal atau atap daun rumbiah, ataupun atap seng tidaklah begitu istimewa, yang terpenting bisa dimanfaatkan untuk salat tarwih, itu dulu.

Mengapa harus diperdebatkan soal pake atap terpal atau pake atap seng, karena Rasulullah juga membangun masjid pertama di Yastrib (Medinah) hanya menggunakan daun pelepah kurma, yang terpenting dipahami tujuan dan semangatnya, apa yang mau dicapai dari pemanfaatan mushallaa tersebut.

Hasilnya woow ! para santri TPA yang rata-rata usia10 tahun tampil memberi tauziah tentang kisah Nabi. Riski Harli adalah santri pertama yang tampil dengan kisah Nabi Adam. Keberanian santri tampil ini, berkat sentuhan dan motivasi nanda Ibnu Kaldum, S.Sos, putra ketiga mantan Lurah,Mosso, Aminuddin, SH.

Ibnu Kaldum yang akrab disapa innu itu adalah lulusan Fakultas Ushuluddin UIN Alauddin Makassar, yang saat ini lanjut pada program S2 di unhas Makassar pada jurusan yang sama sosial politik. Ibnu Kaldumlah yang menginisiasi agar santri tampil menyampaikan kisah para nabi di malam tarwih, melalui gemblengannya ahirnya semua santri berani tampil di muka umum, para santri semula tampil berkisah tentang nabi dengan pakai teks, tetapi setelah beberapa kali tampil, ahirnya meteka sudah rata-rata berani tampil bertauziah tanpa teks, ini tentu saja suatu peningkatan, meski belum dapat disebut hebat, tetapi paling tidak sudah ada perubahan.