PUANG UCU. LAKI-LAKI DARI BONE.

Oleh.Nawawi Sang Kilat. ( Bang Awie).

Saat itu saya lagi nonton vidio ,yaitu soal Burung Hantu di menara Masjid AL Markas Makassar ,sedang di bahas tentang bagaimana cara mengusir Burung Hantu itu di Menara Masjid Al Markas di Makassar ,karena sangat mengganggu utamanya kotoran burung Hantu itu.

Petugas Masjid sudah melakukan segala cara untuk mengusirnya tetapi tetapi tidak berhasil, akan tetapi bagi JK ( Jusuf Kalla) menghadapi hal semacam ini adalah hal mudah untuk di pecahkan, ternyata berhasil mengusir burung hantu itu dengan memasang lampu dimana tempat burung itu menetap.

Ingatan saya kembali pada beberapa tahun yang lalu waktu itu beliau menjabat sebagai MENKO KESRA..Beliau sering ke Palu karena pada saat itu terjadi konflik kemanusiaan di POSO.

Pak JK disini sangat akrab dengan siapa saja umumnya kami menyapahnya dengan sebutan “PUANG” beliau menghadapi persoalan apapun dihadapinya dengan santai saja, saya tidak pernah lihat beliau tegang.

Saat puncak puncak nya konflik Poso beliau datang ke Palu bersama MENKO POLKAM yaitu Bapak SBY….terjadi pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat di Ruang Pertemuan Pogombo Kantor Gubernur Sulteng. Pertemuan dipimpin oleh Bapak SBY, JK dan BIN .
Saat Pertemuan itu saya bersitegang dengan Bapak SBY soal permintaan saya akan Pemberlakuan DARURAT SIPIL di Poso. suasana tegang.dari BIN juga bicara, Saya waktu itu sebagai Ketua Fraksi Islam Kebangsaan DPRD PROVINSI SULAWESI TENGAH . ketegangan mulai mereda saat Laki-Laki dari Bone itu bicara dan menengahi.

Saat PERTEMUAN BAHAS KONFLIK POSO di MALINO, Sulawesi Selatan yang dimediasi oleh PUANG JK itu orang umumnya pesimis akan berhasil karena pada saat itu ketegangan di Poso sangat tinggi.
Singkat cerita Kelompok Islam dan Kristen siap hadir dalam pertemuan di Malino.
Tim berangkat ke Makassar naik pesawat tetapi saya sendiri naik mobil, saya hanya bilang sama Bapak Sekwan Edy Bongkodapu saya pakai mobil Dinas ke Makasar. Soal Uang perjalanan waktu itu saya memang hindari, saya berangkat dengan biaya sendiri,.karena acaranya pertemuan dan negoisasi saya takut nanti saya tidak obyektif pada pertemuan nantinya .

Hebatnya PUANG JK beliau sangat dekat dengan semua peserta baik Islam maupun Kristen, betul betul tidak ada sekat.pafa saat itu PUANG JK selalu didampingi dua tokoh mantan Aktivis di Makassar yaitu DR. FARID dan DR.AWALUDIN….
Menariknya bagaimana PUANG JK mengatur semua. Pada saat tiba di MAKASSAR Kelompok Islam dan Kristen ini di tempatkan di Hotel yang berbeda di Makassar.

Berangkat dari Kota Makassar pagi hari ke MALINO berangkat tim masing masing, bertemu nanti di Malino..Sampai di MALINO Baik Kelompok Islam dan Kristen sudah dibagi pada beberapa kelompok dengan bidang pembahasan masing- masing.
Saya ditempatkan di Kelompok yang membahas bidang HUKUM KEAMANAN DAN KETERTIBAN. yang terdiri dari 5 (lima) orang yaitu

1. KAPOLDA SULTENG.
2. DANREM .
3. KEJATI SULTENG.
4. Kelompok ISlam.NAWAWI SANG KILAT.
5. Kelompok Kristen. SAWERIGADING PELIMA.

Yang menarik gayanya PUANG JK yaitu saat tiba di Makassar. Delegasi Islam dan Kristen di tempatkan pada hotel yang berbeda, akan tetapi setelah pulang dari MALINO kita di tempat pada Hotel yang sama .disini saya paling tidak bisa lupa kedua kelompok saling berangkulan dan ada yang sambil meneteskan air mata

Pembahasan sangat Alot antara lain soal keberadaan Laskar “JIHAD” sayapun juga masalahkan tentang Laskar “YESUS” dan masalah lainya,akan tetapi karena yang pimpin pertemuan adalah PUANG JK. semuanya bisa sukses makanlahirlah.
DEKLARASI PERDAMAIAN MALINO I. Alhamdulillah saya terlibat dari Konsep, Penanda tangan dan DEKLARATOE “,MALINO’ I.

Saat akan pulang ke Palu ternyata kita diberi uang Transport pulang kalau tidak salah Rp.Satu juta lebih. Saya tanya pada saat itu ini uang dari mana ada yang bilang dari Menko Kesra, waktu itu saya menolak.penolakan saya ini ternyata ada yang sampaikan ke DR FARID bahwa Pak Nawawi menolak.katanya karena Hotel sudah di bayarkan.

DR. FARID datang ke saya bilang Pak Nawawi saya tahu kita kemanakannya senior saya di Fakultas Kedokteran Unhas ,DR .BORAHIMA LAMI. saya bilang iyye .itu dana tranportasi pulang dari uang pribadinya Puang JK.sambil dia berikan saya amplop.

Adalagi yang menarik saat TIBO CS mau di eksekusi Mati timbul ketegangan di Sulteng. Saya adalah yang selalu minta agar eksekusi Mati TIBO CS di tunda, mulai dari saat Bapak OEGRESENO (jabatan terakhirnya WAKAPOLRI) saya tetap meminta ditunda dulu. Permintaan saya sepertinya kurang mendapat tanggapan OEGRESENO di gantikan oleh BAHARUDDIN HAITI sebagai KAPOLDA SULTENG ( Jabatan terakhirnya adalah KAPOLRI) saya tetap menolak meminta di tunda .

Pada saat gentingnya di Sulteng datang PUANG JK..Para Deklarator Perdamaian Malino 1 di undang ke Palu….terjadi pertemuan dengan PUANG JK dan KAPOLDA baru.. perbincangan ramai..saya tetap pada pendapat saya tunda eksekusi TIBO CS. pada pertemuan tegang-tegangnya saya bertahan pendapat saya karena menurut saya jadikan lah TIBO CS sebagai saksi kunci atau saksi mahkota ,,jika pada saat siapa yang terlibat bermain dalam kerusuhan itu.
Kecerdasan PUANG JK muncul lagi beliau bilang sudahlah Nawawi itu KAPOLDA BARU Baharudin Haiti yang menggantikan Oegresenotu dia itu Ustad dari Madura…suasana tegang jadi reda. Luar biasa ini Puang JK sangat cerdas

Pos terkait