Lakukan Penguatan Perpustakaan Menuju “Poso Pintar”

Penyerahan kunci mobil perpustakaan keliling dari kepala Perpustakaan nasional, Moh. Syarif Bando, Kepada Bupati Poso, Verna GM Inkiriwang. FOTO : Kominfo Poso

JAKARTA.5odetik.com –  Bupati dr. Verna GM Inkiriwang  di dampingi  sekertaris Dinas  Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Poso. Saat ini  berada  di Jakarta  untuk  melakukan pertemuan dengan Kepala Perpustakaan Nasional, Drs. Moh. Syarif Bando. MM.

Pertemuan Bupati Poso Dengan Kepala Perpustakaan Nasional di Jakarta. FOTO : Kominfo Poso

Kunjungan kerja (kunker) tersebut sebagai  bagian  dari upaya  pemerintah daerah, meningkatkan hubungan kerjasama  dengan pemerintah pusat. Secara khusus  untuk  mengintegrasikan program pusat dan daerah, dalam pencapaian sasaran pembangunan  yang   berkelanjutan, dan sistimatis.

Capaian lain adalah  upaya bupati Verna GM Inkiriwang  mengejar target  dari  program  “Poso Pintar”  salah satu  ikon dari  tujuh  pilar Rencana strategis (Renstra) pembangunan  di Kabupaten Poso saat ini.

Dari hasil  Kunker  bupati  dengan kepala perpustakaan Nasional  tersebut. Kabupaten Poso telah menerima  bantuan.  Berupa  kendaraan roda empat, untuk mobil  operasional  perpustakaan keliling. Bantuan tersebut  di serahkan langsung  Moh. Syarif Bando kepada  bupati Poso. Kamis, (14/4) di Jakarta.

Kesempatan ini  sekaligus  di gunakan  pemerintah daerah, melalui dr. Verna. Untuk  mengajukan  proposal  beberapa bidang prioritas diantaranya;  pembangunan gedung pelayanan  perpustakaan, pembangunan  pojok  baca digital, pengadaan 500 eks. buku bacaan dari 100 judul  berbeda, termasuk pengadaan  sepeda  motor  roda dua, untuk di pergunakan  karyawan perpustakaan keliling di Poso nantinya.

“Sumber  pendanaan  kami harapkan adalah Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun  anggaran  2023. Kalau  ini  terwujud, maka  harapan  pemerintah memfasilitasi  sumber  bacaan bagi anak-anak poso, akan terbuka  lebar  bagi mereka  untuk memperkaya  wawasan,” Terang bupati  Verna  bernada optimis.

Gerak  cepat  yang di lakukan bupati Poso ini,  menjadi  “matahari” untuk  target pencapaian  kualitas  pendidikan  kita ke depan. Salah satu  kendala  pendidikan  di kabupaten  Poso, adalah  masih kurangnya  literatur   buku-buku  bacaan bagi  anak-anak  untuk  memperdalam  disiplin  ilmu masing-masing.*

Penulis : Ferdinand  Puahadi.

 

 

 

Pos terkait