Menjaga Pesisir, Astra Agro Tanam 200 Bibit Mangrove

Oplus_131072

Pasangkayu,50detik.com – Anak usaha PT Astra Agro Lestari Tbk di Kabupaten Pasangkayu, menggelar penanaman 200 bibit mangrove sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan pesisir pantai untuk memperkuat upaya mitigasi perubahan iklim.

Penanaman pohon bakau tersebut, dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia dengan melibatkan seluruh entitas PT Astra Agro Lestari Tbk, yaitu PT Tanjung Sarana Lestari (TSL), PT Mamuang, PT Letawa, PT Pasangkayu, PT Lestari Tani Teladan (LTT), PT Surya Raya Lestari (SRL) dan PT Bhadra Sukses (BDS) berlangsung di Tanjung Bakau, Desa Ako, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Sulawesi Barat.

Penanaman mangrove menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan untuk menjaga ekosistem pesisir yang memiliki peran penting dalam mencegah abrasi, menjaga keanekaragaman hayati, sekaligus menjadi penyerap karbon alami.

Manajemen Perusahaan, Rendy H Prabowo, menegaskan bahwa pelestarian lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari praktik perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.

“Perusahaan tidak hanya berfokus pada produktivitas, tetapi juga memastikan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan tetap terjaga,” terang Rendy dalam keterangannya, Selasa (21/7/2016).

Ia mengatakan, kegiatan penanaman mangrove merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap kelestarian kawasan pesisir, sekaligus upaya membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga ekosistem mangrove.

Menurutnya, mangrove bukan hanya melindungi garis pantai dari abrasi, tetapi juga menjadi habitat berbagai biota serta berkontribusi dalam menyerap emisi karbon.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah kecil yang memberikan dampak besar bagi lingkungan dan generasi mendatang,” ujar Rendy.

Senada dengan itu, Manajemen Perusahaan, Riki Agusrinaldi, menyampaikan bahwa peringatan Hari Mangrove Sedunia menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga sumber daya alam (SDA) secara berkelanjutan.

“Perusahaan meyakini bahwa keberhasilan pelestarian lingkungan hanya dapat dicapai melalui partisipasi seluruh pihak,” paparnya.

Riki menuturkan, keberadaan mangrove memiliki manfaat yang sangat besar, baik bagi lingkungan maupun masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada kawasan pesisir.

Dirinya percaya, keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui operasional perusahaan yang bertanggung jawab, tetapi juga melalui aksi nyata seperti penanaman mangrove.

“Dengan kolaborasi bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan, kami ingin memastikan ekosistem pesisir tetap terjaga untuk masa depan,” kata Riki.

Melalui kegiatan tersebut, PT Mamuang dan PT Letawa berharap dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga hutan mangrove sebagai benteng alami kawasan pesisir.

Aksi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen PT Astra Agro Lestari Tbk dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek perlindungan ekosistem daratan dan aksi terhadap perubahan iklim. (*)

Pos terkait