Laporan : Mulyadi T Bua

Bangkep50detik.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banggai Kepulauan Bangkep Sulteng dan mitra kerjanya duduk bersama membahas strategi pembenahan infrastruktur di ibukota Bangkep, Kamis (16/7/200) di ruang komisi II.

Wakil Ketua I DPRD Bangkep yang juga koordinator Komisi II, Risal Arwie pada kesampatan itu menyarankan agar pembenahan infrastruktur dalam kota Salakan menjadi program prioritas pemerintah Kabupaten Bangkep tahun 2021.

“Tanpa mengesampingkan wilayah pedesaan, saya berharap tahun 2021 pembangunan infrastruktur di Ibukota, sudah menjadi skala prioritas,” papar Risal.

Meskipun demikian bila ada usulan program yang telah disampaikan pada saat kegiatan musyawarah rencana pembangunan (musrembang) seperti perbaikan jalan, drainase, talud dan jalan produksi tetap diakomodir.

“Tetapi harus disesuaikan dengan sumber pembiayaan melalui APBD atau APBN. Usulannya nanti kita akan sinkronkan dengan masing-masing SKPD dan RPJMD, paparnya.

Dalam rapat kerja tersebut, lembaga legislatif menyerahkan skema parsial, untuk menjadi acuan eksekutif dalam meletakkan kebijakan pembamgunan, khususnya membidani perubahan wajah ibu kota Bangkep di Salakan.

Risal yang memimpin rapat kerja itu, mengatakan eksekutif juga harus memberi masukan dan menyelaraskan antara program dan pembiayaan.terhadap skema yang diberikan tersebut.

“Kami akan melakukan lobi-lobi politik ke parlemen ditingkat provinsi maupun pusat terkait anggaran,” papar Risal Arwie.

Senada dengan Risal Arwie, Kepala Bappeda Kabupaten Bangkep, Haris Dayanun merespon baik beberapa usulan itu, untuk kemudian diagendakan program pembangunan tahun 2021.

“Usulan-usulan legislatif itu menjadi perhatian eksekutif yang selanjutnya dimasukkan ke dalam Renja OPD,” ujar Haris.

Hadir dalam kesempatan rapat kerja itu, selain Risal Arwie, ketua serta anggota komisi II dan kepala Bappeda turut hadir juga Kadis Lingkungan Hidup Ferdi Salamat dan Kadis Perhubungan Suripto Nurdin Serta mitra kerja lainnya.**