Laporan: Pratama

Pasangkayu, 50detik.com — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pasangkayu, Dr. H Maslim Halimin, MA mengungkapkan, dalam upaya meningkatkan kemampuan para muballigh dalam menyampaikan ceramah, tidak hanya pada penguasaan metodologi dan retorika dakwah, tetapi lebih utama adalah menyangkut isi ceramah, yang berkualitas, dan menyejukkan ummat.

Untuk itu, katanya, MUI Provinsi Sulawesi Barat bersama MUI Kabupaten Pasangkayu menyelenggarakan Diklat Peningkatan Kompetensi Muballigh yang diikuti 30 orang peserta dari unsur Ormas Islam serta jajaran Pengurus MUI kecamatan dalam wilayah Kabupaten Pasangkayu.

Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 8 – 9 Nopember 2020 di Aula DDI Pasangkayu dan dibuka oleh Ketua MUI Propinsi Sulawesi Barat, Drs. KH. Mannan Usa, M.Si.

Ketua MUI Sulbar berharap kiranya kegiatan ini dapat menjadi tempat bagi para Muballigh untuk menambah wawasan terhadap tantangan yang dihadapi dalam berdakwah, sehingga harus terus meningkatkan pengetahuan keagamaan dan wawasan keummatan, terkait dengan bebagai permasalahan sosial dalam masyarakat serta penguasaan metode berdakwah yang moderat.

Hadir sebagai narasumber Ketua MUI Sulbar, Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulbar, Dandim Pasangkayu, Kapolres Pasangkayu, Ketua MUI Pasangkayu serta beberapa narasumber lainnya.

Sementara ormas Islam yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari Perwakilan muballigh dari PCNU, DDI, Muhammadiyah, Nahdhatul Wathan, al-Khaerat, Wahdah Islamiyah, Hidayatullah, As-Adiyah serta Pengurus Kecamatan MUI se-Kabupaten Pasangkayu. ***

SUMBER: Humas MUI Pasangkayu