Pasangkayu,50setik.com — Harapan keluarga nelayan Desa Sarjo kembali diuji setelah kapal milik nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya kapalnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Badan kapal ditemukan tenggelam di laut dengan jarak sekitar 18 mil dari daratan, sementara mesin kapal ditemukan terpisah di lokasi berbeda.
Ternyata terpisahnya itu, dikarenakan yang menemukan, sengaja agar tidak hilang.
Laporan ini disampaikan oleh Kalaksa BPBD Pasangkayu, Arhamuddin Jumat dini hari. Sekitar pukul 03.00 WITA, nelayan asal Donggala menemukan kapal tersebut di Kelurahan Ganti, Dusun Kulolu.
Temuan itu langsung dilaporkan kepada pihak terkait dan menjadi titik terang dari pencarian yang berlangsung sejak nelayan tersebut dinyatakan hilang.
Tak berselang lama, sekitar pukul 04.00 WITA, tim mendatangi nelayan bernama Ritman di Kelurahan Bone Oge, yang merupakan orang pertama menemukan perahu tersebut.
Dari keterangannya, kapal ditemukan dalam kondisi tidak normal, dengan badan kapal sudah tenggelam sebagian.
Situasi semakin mengkhawatirkan ketika pada pukul 05.29 WITA, mesin kapal berhasil ditemukan, namun berada di tempat yang berbeda dari lokasi kapal.
Temuan ini memperkuat dugaan bahwa kapal mengalami insiden serius di tengah laut.
“Menurut keterangan nelayan yang menemukan kapal, jarak temuan mencapai 18 mil dari lokasi awal, dengan kondisi badan kapal tenggelam,” ujar Arhamuddin dalam laporannya.
Hingga berita ini diturunkan, nelayan yang hilang masih belum ditemukan, dan upaya pencarian terus dilakukan.
Peristiwa ini kembali mengingatkan kerasnya kehidupan nelayan yang setiap hari mempertaruhkan nyawa di laut lepas demi menghidupi keluarga.(*)
