RS dr. Abdul Chalik Masulili Pagimana Diresmikan

Bupati Banggai didampingi Wakil Bupati Banggai dan Direktur RSUD Pratama dr. Abdul Chalik Masulili Pagimana secara resmi meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah dr. Abdul Chalik Masulili Pagimana Tipe D, sebagai wujud komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Pagimana dan sekitarnya, pada Senin siang (5/1/2026).

Pagimana, 50detik.com – Pemerintah Kabupaten Banggai secara resmi meresmikan Rumah Sakit dr. Abdul Chalik Masulili Pagimana Tipe D, sebagai wujud komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Pagimana dan sekitarnya, pada Senin siang (5/1/2026).

Kegiatan tersebut bertempat di Halaman RSUD dr. Abdul Chalik Masulili Kecamatan Pagimana, Jl. Trans Sulawesi, Kecamatan Pagimana. Turut Hadir Wakil Bupati Banggai, Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Banggai, para pimpinan perangkat daerah, Para Camat dan Forkopimcam Pagimana, Direktur dan seluruh tenaga kesehatan RS dr. Abdul Chalik Masulili Pagimana, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta masyarakat Pagimana.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai H. Amirudin menyampaikan bahwa peningkatan status rumah sakit dari RS Pratama menjadi RS Tipe D merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Banggai untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan daerah.

“Peresmian rumah sakit ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata, terjangkau, dan berkualitas. Kesehatan adalah hak dasar masyarakat, dan pemerintah memiliki tanggung jawab besar untuk memenuhinya,” ujar Bupati Amirudin.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan dan pengembangan RS dr. Abdul Chalik Masulili tidak hanya dimaknai sebagai pembangunan fisik semata, tetapi sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dengan beroperasinya rumah sakit ini, masyarakat tidak lagi harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan layanan medis dasar maupun rujukan awal.

Lebih lanjut, Bupati Banggai menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah terus berupaya memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana, termasuk penyediaan sumber daya manusia kesehatan, khususnya empat dokter spesialis yang menjadi syarat layanan RS Tipe D. Rumah sakit ini juga diharapkan menjadi rujukan bagi kecamatan-kecamatan sekitar, sehingga beban layanan di RSUD dalam kota dapat berkurang dan penanganan pasien menjadi lebih cepat dan efektif.

“Rumah Sakit dr. Abdul Chalik Masulili Pagimana Tipe D, diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan Kabupaten Banggai yang sehat, maju, dan sejahtera”, tegasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai dalam laporannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas komitmen Bupati dan Wakil Bupati Banggai dalam mewujudkan peningkatan status RS dr. Abdul Chalik Masulili Pagimana.
Ia menjelaskan bahwa rumah sakit ini dibangun pada tahun 2015 melalui dana APBN Tugas Pembantuan dan mulai beroperasi pada tahun 2016. Seiring meningkatnya kebutuhan dan akses layanan kesehatan masyarakat, peningkatan status rumah sakit menjadi prioritas, mengingat perannya sebagai penopang layanan kesehatan bagi wilayah Pagimana, Nuhon, Simpang Raya, Bunta, Lobu, Bualemo, dan sekitarnya.

“Saat ini rumah sakit telah memenuhi persyaratan standar kenaikan status, meskipun masih diperlukan tahapan lanjutan, baik dari sisi administrasi, pemenuhan sarana prasarana, maupun ketersediaan tenaga dokter spesialis,” jelasnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai juga telah melakukan berbagai upaya, di antaranya kerja sama perekrutan dokter spesialis kontrak serta pelaksanaan kunjungan layanan spesialistik bekerja sama dengan RSUD. Selain itu, RS dr. Abdul Chalik Masulili direncanakan akan melaksanakan survei akreditasi pada awal Triwulan II Tahun 2026 sebagai bagian dari peningkatan mutu layanan dan persyaratan kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Acara peresmian ditutup dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, serta peninjauan sarana dan prasarana rumah sakit.

Mu’awanah

Pos terkait