PAMONA . 50detik.com – Seluruh lembaga keagamaan dari aliran agama manapun, termasuk para sesepuh atau tokoh yang mengatur umat di dalamnya. Adalah asset tidak ternilai harganya bagi tercapainya keberhasilan pemerataan pembangunan di kabupaten Poso.

Hal ini di sampaikan bupati Poso, dokter Verna GM Inkiriwang. Saat menghadiri peletakan batu pertama, pembangunan kembali Gereja Khatolik Stasi Santa Maria Asunta, berlokasi di desa Meko, kecamatan Pamona Barat, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Minggu, ( 16/ 5) 2021.

” Pemerintah daerah kabupaten Poso, selalu mendukung penuh semua program yang berhubungan langsung dengan kepentingan orang banyak.

” Pembangunan rumah ibadah merupakan bidang paling penting karena di situlah para hamba Tuhan memberikan pembinaan rohani bagi umat yang ada.

” Yang sama pentingnya adalah sesepuh atau para hamba Tuhan itu sendiri. Bagi kami pemerintah daerah, semua komunitas pembina umat dari denominasi agama manapun. Mereka adalah pilar utama sekaligus rekan kerja pemerintah untuk menciptakan pembangunan yang adil, maju, dan tangguh di kabupaten Poso,” Terang bupati Verna GM Inkiriwang menjelaskan pokok pikirannya.

Sesudah meletakan batu tanda di mulainya pembangunan rumah ibadah yang sempat porak poranda akibat hantaman angin puting beliung. Pada 18 April 2021 lalu.

Rombongan bupati kemudian menyambangi renovasi pastori gereja Toraja yang juga bertempat di desa Meko.

 

 

Setelah menyaksikan secara langsung proses pembangunan dua rumah ibadah yang rusak itu, perjalanan di lanjutkan lagi pada ibadah pelepasan di Desa Mayakeli, lalu melawat di rumah duka pada keluarga Sangkoher – Yakobus bertempat di kelurahan tendea dongi.* Fer