Sitti Aminah (30) penderita penyakit tumor syaraf asal Desa Kendek Kec. Banggai Utara Kab. Banggai Laut Sulteng, butuh uluran tangan untuk meringankan biaya pengobatannya. (foto: muliadi)

Laporan : Mulyadi T Bua
Banggai, 50detik.com-Sitti Aminah (30) asal Desa Kendek Kecamatan Banggai Utara Kabupaten Banggai Laut (Balut), didiagnosa dokter menderita peenyakit Giant Neurofibroma atau tumor syaraf raksasa. Kini Sitti Aminah dirawat di rumah sakit umum Banggai.
Penyakit langka itu diderita Sitti Aminah sejak dia duduk dibangku sekolah dasar. Sebelum dia dirawat di rumah sakit, Aminah hanya mengonsumsi racikan herbal tradisional.
Tim dokter yang menangani Aminah, menyarankan kepada pihak keluarga, agar wanita yang putus sekolah sejak SMP itu di rujuk ke salah satu rumah sakit di Makassar atau kota besar lainnya.
Namun hal itu belum bisa terealisasi, karena orang tua dan keluarganya tidak sanggup membiayai pengobatan Aminah karena keterbatasan biaya.
Aminah dan keluarganya hanya bisa pasrah menunggu uluran tangan donatur, yang bersedia meringankan beban biaya pengobatannya.
Untuk hal itu, dr Rinaldi Nadjil salah seorang dokter yang menangani Aminah kepada media ini mengatakan, kasus tumor syaraf yang diderita Aminah tergolong langka. Sehingga untuk tindakan operasi harus ditangani dengan serius dan ditunjang dengan peralatan medis yang memadai. Sehingga disarankan dirujuk ke rumah sakit di kota besar seperti Makassar atau Jakarta.
Untuk tindakan operasi dan perawatan pasca operasi tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sementara pihak keluarga Aminah tidak sanggup membiayai hal itu.
Olehnya itu, dr Rinaldi Nadjil setelah mendapat bersetujuan keluarga, melakukan penggalangan dana Untuk pengobatan Aminah melalui akun Facebook pribadinya.
“Kami telah membuka rekening Peduli Aminah dengan nomor rekening BRI 064 701 009 842 500 atau donatur juga bisa langsung contac person ke Nomor Hand Phon 0852 5637 1638, ini kami lakukan sebagai wujud kepedulian kita,” paparnya.
Rinaldi menambahkan, Sitti Aminah harus segera ditangani, dan mendapat perawatan intensif. Justru itu sangat diharapkan uluran tangan dari para donatur untuk meringankan derita Sitti Aminah.***

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here