Tampak Kantor Desa Balau disegel warga

Laporan Suleman Dj. Latantu

BUOL 50Detik Com. Ratusan warga Desa Balau Kecamatan Tiloan Kabupaten Buol melakukan aksi demonstrasi ke DPRD dan Kantor Bupati Buol Rabu 1 September 2021.

Dalam tuntutannya, ratusan warga tersebut meminta pihak Pemerintah agar segera me-non aktifkan Maida P. Todael dari jabatanya sebagai Kades Balau defintip..

Pasalnya, karena selama menjabat tahun 2020 hingga saat ini, banyak melakukan kebijakan yang bertentangan dengan peraturan. Sehingga hal itu menimbulkan kekecewaan masyarakat secara keseluruhan. Contohnya soal pengelolaan anggaran dana desa, oknum kades tidak transfaransi dalam hal pemanfaatan dana desa. Serta permasalahan lainnya yang bertentangan dengan keinginanan masyarakat.

Menurut Ketua BPD Balau, Samsul S. Ngaibo, tuntutan masyarakat yang diwujudkan melalui aksi demonstrasi saat ini, adalah batas klimaks dari bentuk kekecewaan masyarakat terhadap kepemimpinan oknum Kades selama ini. Dengan target, pihak pemerintah segera menindaklanjuti tuntutan masyarakat untuk me-non aktipkan oknum kades tersebut.

” Jujur, selama menjabat, juga oknum kades tidak pernah menjalin hubungan kerjasama yang harmonis dengan lembaga BPD dalam hal pelaksanaan tugasnya selaku kepala desa, termasuk pengelolaan dan pemanfaatan anggaran desa” ujar Ketua BPD Balau Samsul kepada media diKantor BPM Kabupaten Buol, Rabu 1 September 2021.

Dikatakan, sebelum melakukan aksi demonstrasi ke DPRD Buol, terlebih dahulu, masyarakat telah melakukan aksi penyegelan Kantor Desa Balau. Dan akibatnya semua proses pelayanan di Kantor desa, selama dua hari terakhir ini jadi terhambat.

“Dan segel kantor Desa itu bisa dibuka kembali, setelah tuntutan masyarakat untuk me-non aktifkan Kades itu bisa dipenuhi oleh pemerintah” tutur Samsul menambahkan.