Jakarta, 50detik.com – Mahasiswa program studi apoteker Univesitas 17 Agustus 1945 (UTA) Jakarta kembali menggelat penyuluhan tentang “DIARE” di SDS Mekar Tanjung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dengan Tema “Pencegahan dan Penanggulangan Diare Sejak Dini”.

Pemateri Prawido Andriadi, SFarm, mengungkapkan, penyakit diare hingga saat ini masih menjadi masalah di Indonesia. Padahal berbagai upaya penanganan, baik secara medik maupun upaya perubahan tingkah laku dengan melakukan pendidikan kesehatan terus dilakukan. Namun upaya-upaya tersebut belum memberikan hasil yang menggembirakan. “Setiap tahun penyakit ini masih menduduki peringkat atas, khususnya di daerah-daerah miskin.” ungkapnya.

Disebutkan, penyuluhan yang dilaksanakan di SDS 05 bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman partisipan yakni siswa-siswi SDS 05 tentang pencegahan dan penanggulangan diare.Setelah dilakukan penyuluhan diketahui bahwa tidak semua partisipan memahami tentang pencegahan dan penanggulangan diare, sehingga dilakukan pembahasan materi dan pembagian leaflet.

“Mengingat seringnya kejadian diare pada anak maka penting bagi partisipan untuk memiliki pengetahuan umum pencegahan dan penanggulangan diare,” terangnya.

Ia menambahkan, seusai penyuluhan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab selama 30 menit, untuk mengukur tingkat pemahaman partisipan terhadap materi yang disampaikan.

Disebutkan, kegiatan dilakukan dengan bahasa yang santai dan menarik bagi anak-anak disertai dengan pemberian hadiah bagi siswa-siswi yang mampu menjawab pertanyaaan.

“Hasil yang didapat dicatat dalam table dan diketahui bahwa hampir semua partisipan memahami pencegahan dan penanggulangan diare setelah dilakukan penyuluhan dan pembahasan materi.” jelasnya.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here