Anggota DPR RI Agus Dorong Penyaluran Pupuk Bersubsidi Tepat Sasaran

Pasangkayu,50detik.com — Dalam rangka memperkuat pengawasan sekaligus memastikan penyaluran pupuk bersubsidi lebih efisien dan tepat sasaran, Anggota Komisi IV DPR RI, Dr. Ir. H. Agus Ambo Djiwa, menghadiri langsung kegiatan Sosialisasi Implementasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi yang digelar di Aula Kantor Desa Kalola, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Selasa (21/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Agus Ambo Djiwa menegaskan komitmen DPR RI dalam mengawal kebijakan distribusi pupuk bersubsidi agar tepat guna dan benar-benar diterima oleh petani yang membutuhkan. Menurutnya, sektor pertanian adalah tulang punggung ekonomi masyarakat dan harus didukung dengan sistem distribusi yang adil dan transparan.

“Pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus melakukan perbaikan sistem. Kini penyaluran pupuk dipermudah—langsung dari distributor ke petani—agar tidak ada lagi keluhan kesulitan dalam memperoleh pupuk bersubsidi,” jelasnya.

Agus juga memaparkan bahwa ada 10 komoditas utama yang berhak menerima pupuk bersubsidi, termasuk padi, jagung, kedelai, ubi kayu, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu rakyat, kakao, dan kopi. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif semua elemen, termasuk pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan aparat desa, dalam melakukan verifikasi data kelompok tani.

“Pengawasan harus dilakukan secara bersama agar bantuan ini tidak disalahgunakan. Petani yang berhak harus benar-benar mendapatkan haknya,” tegasnya.

Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri sejumlah pihak, termasuk perwakilan dari PT Pupuk Indonesia Regional IV, Kodim 1427/Pasangkayu, Dinas Pertanian, Bhabinkamtibmas, Babinsa, penyuluh pertanian, serta para ketua kelompok tani se-Desa Kalola.

Dalam kesempatan tersebut, General Manager PT Pupuk Indonesia Regional IV, Wisnu Ramadani, mengungkapkan bahwa stok pupuk di wilayah Sulawesi Barat, termasuk Pasangkayu, dalam kondisi aman. Tahun ini, pemerintah menyalurkan sebanyak 9,5 juta ton pupuk subsidi dengan nilai mencapai Rp44 triliun.

Sementara itu, Kapten Inf Ismail, Pasi Ter Kodim 1427/Pasangkayu yang hadir mewakili Dandim, menyatakan bahwa TNI AD akan terus bersinergi dalam mendampingi distribusi pupuk subsidi hingga ke tingkat petani.

“Kami dari Kodim siap mendukung dengan menghadirkan Babinsa untuk mendampingi kelompok tani. Ini adalah bentuk nyata dukungan TNI terhadap program ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran nyata negara dalam memberikan solusi atas keluhan petani selama ini, sekaligus menjadi sarana komunikasi dua arah antara wakil rakyat dengan konstituen di daerah.

Melalui sinergi antarinstansi dan dukungan DPR RI, program pupuk bersubsidi diharapkan bisa menjawab kebutuhan riil petani serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pertanian di Pasangkayu dan sekitarnya. (*)

 

Pos terkait