Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Pasangkayu Hadirkan Fasilitator NGO

Pasangkayu,50detik.com Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasangkayu terus melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.

Kepala BPBD Pasangkayu, Arhamuddin, menghadirkan fasilitator dari NGO Saka Sanusa dalam kegiatan fasilitasi dan pelatihan Desa Tangguh Bencana (Destana) yang berlangsung di Kantor BPBD Pasangkayu. Selasa (2/7/2026)

Arham berterima kasih atas kedatangan narasumber meskipun masih melakukan pendampingan paska bencana di aceh,
dia luangkan waktunya melatih teman teman BPBD Pasangkayu.

Arham berterima kasih atas kerja ikhlas karena narasumber memberikan materi yang tertarik dengan konsep multi kolaborasi berbasis kemandirian. Yang disebutnya  baru pertama dia dapat selama menjadi fasilitator di indonesia

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas masyarakat desa dalam menghadapi potensi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Program Desa Tangguh Bencana sendiri telah terbentuk di Desa Pangiang dan terus didorong agar mampu menjadi model kesiapsiagaan masyarakat di tingkat desa.

Konsep Destana bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mitigasi, kesiapsiagaan, dan penanganan bencana secara mandiri.

Arham mengatakan, pelatihan dan pendampingan ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman masyarakat terkait langkah-langkah mitigasi dan pengurangan risiko bencana.

“Bencana tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi. Karena itu, desa harus memiliki kapasitas dan kesiapan yang baik agar mampu melindungi masyarakat saat terjadi kondisi darurat,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, BPBD Pasangkayu berharap Desa Pangiang semakin tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman bencana serta mampu menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Pasangkayu dalam membangun budaya sadar bencana.(*)

Pos terkait