Laporan: Andi Amal

Palu, 50detik.com- Satu atlet atletik Sulteng dipastikan lolos ke PON XX 2020 Papua. Kepastian itu diraih berkat capaian yang gemilang pada Kejuaraan Atletik Papua Open 2020 yang berlangsung, 27-29 Februari 2020 di Stadion Sport Center Mimika, Papua.

Pada gelaran yang berlangsung di hari pertama Kamis (27/2), hasil yang membanggakan dipersembahkan atlet asal Kota Palu, Supriadin pada nomor sprinter 100 m putra.

‘’Supriadin memastikan diri lolos ke PON XX 2020 Papua setelah dia mampu finish runner up untuk merebut medali perak. Bahkan catatan waktunya melewati limit PON,’’kata Ketua Kontingen PASI Sulteng, Muhammad Warsita, SPd, MM, kepada 50detik.com.

Menurut Warsita, catatan waktu yang dibukukan Supriadin adalah 10.71 detik, sedangkan limit PON adalah 10.73 detik. ‘’Dia (Supriadin,red) melewati limit PON. Jadi otomatis lolos ke PON,’’tambah Warsita.

Warsita menjelaskan, keberhasilan Supriadin lolos ke PON XX Papua merupakan hasil kerja keras dan semangat pantang menyerah dari semua pihak, termasuk atlet, pelatih dan pengurus PASI Sulteng.

Dia memaparkan, di hari pertama (Kamis, 27/2), ada empat atletnya yang turun berlaga. Satu berhasil lolos ke PON atas nama Supriadin, sedangkan tiga lainnya belum berhasil yakni Daniella Elim A Datu di nomor sprin 100 putri, Noveldi Petingko yang turun di nomor 5000 m putra dan Febrian di nomor 800 m putra.

Warsita menambahkan, meski ketiganya belum berhasil lolos ke PON sesuai hasil Papua Open ini, namun masih ada setitik harapan ketiganya untuk tampil di PON Papua nanti.

‘’Secara keseluhan setelah Papua Open ini, PB PASI akan mengeluarkan SK 300 atlet yang lolos limit PON berdasarkan perengkingan. Jadi berbeda dengan cabang-cabang lain karena kita olahraga terukur. Tentunya kedepan ada lagi atlet-atlet kita yang lolos ke PON berdasarkan pemantauan dari hasil Kejurnas atau kualifikasi PON sebelumnya,’’beber Warsita.

Selaku ketua kontingen PASI Sulteng, pihaknya juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat Sulteng yang sudah memberikan dukungan dan doa kepada seluruh atletrnya yang berlaga di Papua.

‘’Secara khusus kami menyampaikan terima kasih kepada Ketua KONI Sulteng, Drs H Anwar Ponulele, MSI yang sudah memberikan support dan dukungan dana, sehingga anak-anak kami bisa berangkat ke Papua mengikuti Prakualifikasi PON ini di Papua. Mudah-mudahan kami bisa memberikan yang terbaik untuk Sulteng,’’paparnya.

Untuk hari kedua (Jumat, 28/2), dua atlet Sulteng akan kembali turun bertanding, yakni Sandi di nomor 400 m putra dan Febrian di nomor 1500 m putra. Sedangkan Daniella Elim A Datu akan turun di hari terakhir, Sabtu (29/2) di nomor sprint 200 m putri.