Pasangkayu,50detik.com-Sebuah karya unik dan penuh kreativitas muncul dari tangan siswi SMA Negeri 1 Bambaira, Kabupaten Pasangkayu.
Dia adalah Sarti, siswi kelas XI A, berhasil membuat karya berupa Bunga Raksasa Lampu (Giant flower lights) yang dibuat dari bahan bekas.
Menurut pembimbing Sarti, Mulyana bahwa karya lampu bunga tersebut dibuat untuk mengikuti ajang FLS3N cabang kriya.
Menariknya, lampu hias ini dirangkai dari bahan sederhana yang sering dianggap tidak bernilai.
Sarti memanfaatkan kantongan kresek, kawat besi, pipa listrik, lakban, fitting lampu, ember, batu hingga manik-manik.
Bahan-bahan itu disulap menjadi rangkaian bunga bercahaya yang terlihat estetik dan artistik.
Dengan menggunakan alat seperti setrika, bor, gunting, cutter, oven, lem tembak, pola kertas, kain sarung, hingga korek api, setiap bagian bunga dibentuk satu per satu.
Plastik bekas dipanaskan menggunakan setrika agar membentuk kelopak bunga, kemudian dirangkai pada kawat dan pipa listrik sebelum dipasang lampu kecil di dalamnya.
Di bawah bimbingan guru sejarah, Ibu Mulyana, Sarti menyelesaikan karya tersebut hanya dalam waktu kurang lebih 10 jam atau dua hari.
Meski terbilang singkat, hasilnya tampak rapi dengan sentuhan warna pilox yang memperkuat kesan artistik.
Saat lampu dinyalakan, rangkaian bunga tampak bercahaya lembut, menghadirkan nuansa unik dan sedikit misterius.
Karya ini tidak hanya menonjolkan nilai estetika, tetapi juga pesan pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai.
Dari bahan bekas yang sederhana, lahir lampu bunga yang indah dan berpotensi menjadi dekorasi kreatif sekaligus inspirasi bagi siswa lainnya.(*)





