RENUNGAN:

Matematika adalah ilmu terapan dan bersifat eksakta, ini yg selama ini difahami oleh kebanyakan orang, ilmuan sekalipun, sehingga banyak org tdk merasakan kehadiran Tuhan di dalam ilmu ini. Artinya, dlm matematika sesuatu yg tdk bisa dihitung atau diukur tdk masuk dlm ruang lingkup matematika.

Padahal justru yg melandasi dan menetukan dlm ilmu matematika ini adalah sesuatu yg dianggap zero, nihil atau tdk ada.

Artinya yg jadi landasan prinsipil dalam matematika, yaitu angka nol, angka yg dimaknai tdk ada jika dia berdiri sendiri…. Namun angka nol ini justru sangat menentukan terhadap angka lain, angka lain akan bernilai, bermanfaat atau bermakna manakala selalu disandingkan dgn nol. Nol adalah simbol ghaib, dan Allah SWT Tuhan

YME adalah sumber dari keghaiban. Sama dgn angka2 tadi tdk akan bermakna jika tdk disertai angka nol, begitu juga dgn hidup manusia, tdk akan berarti dan bermakna manakala kita tdk menyertakan Tuhan dalam setiap tarikan nafas, dalam setiap gerak, langkah dan tindakan.

Dari pemikiran ini, jika kita yg sdh pernah belajat ilmu matematika di sekolah formil tdk mampu menemukan kehadiran Allah SWT Tuhan pencipta alam semesta dlm ilmu ini, itu karena landasan filsafati ilmu tsb tdk pernah diajarkan, kalau pun ada hanya sebatas filsafat ilmu yg sekularistik.