Pelantikan Kadin Sulteng Tak Sekadar Seremoni, Siapkan Business Matching dan Kadin Legacy Award

Palu, 50detik.com— Pelantikan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah periode 2026–2031 tidak akan berhenti sebagai seremoni pergantian kepengurusan.

Panitia justru merancang momentum tersebut sebagai pintu masuk untuk menghidupkan kembali organisasi, mempertemukan generasi lama dan baru, sekaligus membuka peluang bisnis konkret bagi dunia usaha di Sulawesi Tengah.
Ketua Panitia Peresmian dan Pelantikan Pengurus Kadin Sulteng periode 2026–2031, Dr. Ir. Ikhsan Syarifuddin, ST., M.M., mengatakan rangkaian kegiatan sengaja didesain secara holistik agar memiliki output dan outcome yang jelas.
“Kita akan menghindari hanya seremonial. Kita mendesain satu program yang sifatnya holistik,” ujar Ikhsan.
Menurutnya, rangkaian kegiatan diawali dengan coffee morning yang mempertemukan pengurus baru dengan para senior Kadin yang memiliki sejarah panjang dalam membangun organisasi dan dunia usaha di Sulawesi Tengah.
Forum tersebut diharapkan menjadi ruang transfer pengalaman sekaligus semangat dari para senior kepada generasi baru Kadin.
“Kita ketemukan dengan pengurus baru. Tujuannya supaya ada kolaborasi dan ada transfer of spirit dari pelaku-pelaku lama yang legend-legend itu kepada kita yang masih baru-baru ini,” jelasnya.
Dari coffee morning, agenda kemudian berlanjut pada business matching yang mempertemukan pelaku usaha, akademisi dan praktisi bisnis dengan jajaran pengurus Kadin pusat.
Ikhsan menyebut forum tersebut diarahkan untuk menemukan peluang usaha yang potensial dan dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama konkret.
“Business matching itu mempertemukan pelaku usaha, akademisi, lalu praktisi bisnis dengan para pengurus Kadin pusat. Tujuannya linking match, business opportunity, untuk melihat mana kira-kira peluang yang potensial nantinya yang akan dieksekusi,” katanya.

Kantor Kadin Kembali Jadi Rumah Besar Pengusaha

Agenda lainnya adalah membuka kembali kantor Kadin yang selama ini tidak terurus secara optimal.
Ikhsan mengatakan kantor Kadin harus dikembalikan pada posisi dan fungsinya sebagai rumah besar para pelaku usaha.
Karena itu, para ketua dan pengurus Kadin terdahulu akan kembali dihadirkan dalam rangkaian momentum tersebut.
Tidak hanya diundang, para pendahulu Kadin juga akan diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas jasa mereka dalam membangun organisasi.
“Makanya kita undang semua pengurus-pengurus lama, ketua-ketua lama nantinya dilantikkan untuk diberikan lifetime achievement dalam Kadin Award, dari ketua pendiri sampai dengan ketua sekarang,” ujarnya.
Puncak rangkaian kegiatan akan ditandai dengan pelantikan Pengurus Kadin Sulteng periode 2026–2031 pada 16 September 2026.
Momentum tersebut juga akan dirangkaikan dengan penyerahan Kadin Legacy Award kepada para ketua umum Kadin yang dinilai telah berjasa membawa organisasi hingga ke tahap sekarang.

Bukan Sekadar Meriah, Harus Menghasilkan

Ikhsan menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk mengubah paradigma bahwa pelantikan organisasi hanya sebatas acara seremonial.
Menurutnya, sebuah momentum organisasi harus mampu melahirkan manfaat yang dapat dirasakan setelah acara berakhir.
“Acara ini dibuat, dikemas supaya kita tidak sekadar seremonial, tapi ada output yang bisa kita capai, ada outcome-nya juga yang bisa kita capai,” tegasnya.
Dengan konsep tersebut, pelantikan Kadin Sulteng periode 2026–2031 diharapkan menjadi momentum kebangkitan organisasi sekaligus memperkuat peran Kadin sebagai jembatan antara pelaku usaha, pemerintah, akademisi dan jaringan bisnis nasional.
Bukan sekadar melantik pengurus baru, tetapi menghidupkan kembali rumah besar dunia usaha dan mengubah jejaring menjadi peluang bisnis nyata.

Peresmian kantor Kadin Sulteng akan dilaksanakan pada Rabu (16/9/2026) besok pagi, sementara pelantikan pengurus baru Kadin Sulteng yang diketuai Ir Gufran Ahmad akan dilaksanakan pada malam harinya di Gedung Pogombo oleh Ketua Umum Kadin Pusat, Anindya Novyan Bakrie ***

Pos terkait