Laporan : Ferdinand Puahadi
50detik.com – Bulan Juli depan, umurnya baru memasuki 15 Tahun. Nama lengkapnya Seven All Ikral Tasiabe, siswa SMP 2 Tentena. Tahun ini baru masuk kelas ujian sebagai persiapan memakai baju abu-abu seragam kebanggaan anak SMA. Seven adalah anak ketiga dari Pendeta (Pdt) Jadarano Tasiabe. Saat ini sebagai ketua umum (ketum) Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) berpusat di kota dingin Tentena. Ibunya, bernama Yunice Loke. S.Pak. Mengajar di SMA (GKST) 1 Tentena.
Walaupun usia Seven tergolong masih sangat belia, tetapi prestasi yang dimiliki, hanya segelintir orang yang mampu mengikutinya. Anak Seven adalah penggemar permainan sepak bola sejak kecil. Di usia Tujuh Tahun, Dia mulai mengenal permainan tersebut.
“Sekitar usia 7 Tahun saya mulai menggemari sepak bola,” Kata Seven kepada wartawan 50detik.com.
Berkat ketekunanya berlatih, anak baru memasuki usia remaja ini, sejak umur 12 Tahun telah di ikutkan pada event sepak bola tingkat nasional (U-14) di Magelang Jawa Tengah Tahun 2017. Setahun kemudian (2018) Seven dan teman-temanya kembali mengikuti liga sepak bola (U-12) di Balikpapan, Kalimantan Timur, dan di Palembang Tahun 2019.
Dari berbagai pertandingan tersebut, kaki Seven bukan hanya sekali mengukir prestasi sebagai pencetak Gol terbanyak. Prestasi puncak, adalah perebutan Piala Menteri Pendidikan Dan Olah Raga (Menpora) kelompok (U-12). Dimana anak dari tentena ini, berhasil di nobatkan sebagai Top Skor berkat kemampuanya menciptakan 7 Gol pada pertandingan tersebut.
Prestasi terbaru yang di raih adalah pencetak Gol terbanyak perebutan piala Blispi bulan April lalu. Kaki emas Seven Tasiabe terus mengunggguli rekan-rekanya, sehingga tidak heran jika berkunjung di rumah kediaman orang tuanya kompleks Festival Danau Poso (FDP). Mata kita akan tertuju kepada jejeran piala yang terpajang rapi di meja samping.
