Laporan : Mulyadi T Bua

Luwuk50detik.com-Meski kota Luwuk dikenal dengan julukan ‘Kota Air’, namun sebagian masyarakat belum sepenuhnya mendapat layanan air bersih. Ini sebuah gambaran jika pemerintah sebelumnya tidak serius mengentaskan kasus air bersih, padahal air menjadi salah satu kebutuhan primer warga.

Hal itu terkuak ketika kampanye tatap muka dan dialog yang dilakukan oleh pasangan calon bupati dan wakil Bupati Amirudin dan Furqanudin Masulili di sejumlah tempat di Luwuk, Luwuk Selatan dan Luwuk Utara. Di Kelurahan Kompo, Tanjung Tuis, Mangkio Baru selanjutnya di Desa Biak.

Kampanye Tatap muka di Dusun Kahoboti Desa Biak Jumat (13/11/2020) warga setempat mengeluhan soal air bersih, lantaran sudah bertahun tahun sarana air bersih tidak pernah di wujudkan oleh pemerintah daerah.

Mereka selalu dijanjika akan disediakan sarana air bersih, namun hingga kini belum ada tanda tanda. Warga di dusun itu, menggunakan air sumur untuk memenuhi kebutuhan sehari hari.

Begitupula dengan masyarakat yang berada di Kelurahan Mangkio. Saat kampanye tatap muka dan dialog, warga juga menyampaikan soal kelhan air bersih, yang sewaktu waktu kabur dan tidak layak dikonsumsi.

Calon Bupati Banggai Amirudin Tamoreka, mengatakan bahwa penanganan masalah air bersih akan masuk dalam agenda 100 hari kerja, jika dirinya dan Furqanudin Masulili mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk memimpin Kabupaten Banggai. Menurut Haji Amir_dirinya telah memeriksa beberapa sumber air yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya yang berada di dalam kota.**