Pasangkayu 50detik.com– Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Pasangkayu disambut antusias masyarakat Desa Bambaira dan Desa Tanpamu, Kecamatan Bambaira, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat Rabu 16 September 2026.
Kemarau yang cukup lama melanda wilayah Pasangkayu membuat hampir seluruh wilayah mengalami kekeringan hingga warga sulit mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
Diketahui beberapa warga sudah beberapa hari tidak mandi karna sulitnya mendapatkan air bersih.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Pasangkayu Arhamuddin, mengatakan pendistribusian dilakukan sudah dua Minggu dan berakhir masa tanggap darurat ini hari.
“Tim lintas sektor yang bergabung dalam masa tanggap darurat mulai mendistribusikan air bersih kepada warga pada tanggal 09-09-2026 dan berakhir pada tanggal 22-09-2026”, ujarnya
Disebutkan selama masa tanggap Tim lintas sektor berhasil menyuplai air bersih kepada warga terdampak diantaranya 8 Desa dan 2 kelurahan.
“Alhamdulillah selama masa tanggap pihaknya berhasil menyuplai air bersih kepada warga terdampak sebanyak 8 Desa dan 2 Kelurahan dengan total air yang didistribusikan 600,000 liter air”, ungkapnya

Arhamuddin, menjelaskan pihaknya terakhir mendistribusikan air bersih di Desa Bambaira, Desa Tampaure, Kelurahan Pasangkayu dan Desa Ako.
“Sebenarnya permintaan di Desa Tampaure yang masuk kepada kami sebanyak 7 Dusun, namun ada kendala sehingga penyaluran air dilakukan hanya 2 dusun diantaranya Dusun Palapi dan Dusun Leli”, sehingga sisahnya kami berikan kepada warga dusun Baruga Desa Bambaira”, jelasnya.
Lebih jauh dijelaskan, waktu masa tanggap darurat telah berakhir, sehingga saat ini pihaknya masih mengupayakan perpanjangan masa tanggap darurat untuk kembali melakukan pendistribusian air bersih.
“Warga diminta bersabar, kami sementara mengupayakan perpanjangan masa tanggap darurat berlanjut. Jika warga membutuhkan bantuan air bersih segera menyampaikan atau bersurat melalui Desa masing-masing untuk dimasukkan ke pemerintah dalam hal ini Bupati Pasnagkayu”, pungkasnya.
Laporan: Wawan





