Pasangkayu,50detik.com- Belum genap 100 hari menjabat, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pasangkayu, Arhamuddin, kembali mencuri perhatian lewat gebrakan barunya.
Kali ini, ia memprakarsai pemanfaatan sebuah bangunan yang kini resmi dinamai “Gedung Serba Guna Graha Tangguh Bencana”, pusat kegiatan edukasi dan kesiapsiagaan bencana di Pasangkayu.
Bangunan tersebut sejatinya merupakan sekolah darurat yang pernah digunakan saat masa pandemi Covid-19.
Daripada terbengkalai, Arham memilih menatanya kembali agar bisa difungsikan secara optimal sebagai sarana pelatihan, edukasi kebencanaan, dan berbagai kegiatan masyarakat.
“Daripada hanya disimpan, lebih baik kita pasang dan manfaatkan agar menjadi tempat yang bermanfaat untuk semua,” ujar Arham.
Disebutnya, Graha Tangguh Bencana telah dua kali digunakan untuk apel siaga bencana serta menerima kunjungan dari anak-anak PAUD yang ingin belajar tentang kebencanaan.
Fasilitas ini pun digadang-gadang menjadi pusat literasi kebencanaan pertama yang ramah anak di Pasangkayu.
Tak hanya itu, bangunan tenda besar tersebut kini juga menjadi ruang berkumpul berbagai elemen masyarakat.
Arhamuddin bahkan menyebutnya sebagai “Tempat Tampung Aspirasi”.
Gedung serba guna ini pula nantinya akan menjadi tempat edukasi terkait desa tangguh bencana yang dicanangkan tahun ini. (*)
