Laporan : Mulyadi T Bua

Bangkep50detik.com- Saat musim penghujan tiba, Kota Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) Sulawesi Tengah (Sulteng) terancam kebanjiran. Pasalnya sistem kanalisasi (drainase) di kota itu sangat buruk.

Contoh kasusnya, Rabu (19/2) hujan deras yang mengguyur Kota Salakan selama empat jam. Membuat beberapa titik dataran rendah di ibu kota Bangkep itu terendam air.

Hujan yang begitu deras sejak pukul 19.00 Wita dan berhenti empat jam kemudian, sempat menguatirkan sebagian warga yang tinggal di daerah rendah.

Kekuatiran itu juga menghinggapi Ketua DPD II Golkar, sekaligus Wakil Ketua Dewan Bangkep, Risal Arwie. Sehingga memantik kepeduliannya untuk ‘terjun’ lapangan untuk memastikan Kota Salakan aman dari genangan air.

Risal bersama ‘pasukan’ nya, yang terdiri dari Ketua Komisi I Iwan Bua, Ketua Komisi II Sahruddin Lalu, serta Sekretaris komisi II Hatta Mayuna, rela turun ke salah satu saluran air (Drainase) di perampatan lampu merah, untuk mengeruk endapan material yang menumpuk. Sebab di tempat itu air telah menggenangi ruas jalan dan halaman rumah warga. Setelah dikeruk dengan alat manual akhirnya drainase sudah kembali berfungsi.

Risal saat itu mengemukakan, sistem drainase di Kota Salakan akan segera dibenahi. Pembiayaannya juga sudah masuk dalam APBD 2020.

“Hampir seluruh sistem drainase di Kota Salakan tidak berfungsi dengan baik. Olehnya itu pemerintah segera melakukan pembenahan drainase agar Kota Salakan tak kebanjiran bila musim penghujan tiba,” pungkasnya.***