Petugas PPS menyebran air saat melakukan Vertual di disalah satu desa yang digenagi banjir

Laporan: Darmawan

Pasangkayu,50detik.com- Tahapan verifikasi faktual (Vertual)  syarat dukungan bakal calon perseorangan di Pilkada 2020, bukanlah pekerjaan mudah. Apalagi kalau vertual itu dilaksanakan dimusim hujan seperti saat ini.

Intensitas hujan di wilayah Kabupaten Pasangkayu dan sekitarnya yang hampir merata. Mulai intensitas hujan deras, sedang dan rintik-rintik. Namun hal itu, tidak menurunkan semangat Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam menjalakan tugasnya.

Para petugas virtual pun mensiasati kondisi cuaca buruk itu dengan bangun pagi lebih awal  untuk melakukan persiapan vertual. LO dan Panwas Desa pun sudah siaga. Seperti AB Three, tiga orang ini mulai mengendarai motornya masing-masing. Ada juga Petugas PPS yang berboncengan sama anggota Panwas mereka mendatangi rumah pertama kedua dan seterusnya.

Menurut Syahran, jika dilihat sepintas, petugas virtual menemui satu persatu pendukung yang diajukan oleh bakal calon perseorangan, sepintas terlihat mudah. Karena petugas PPS hanya menemui mereka dari rumah ke rumah untuk vertualkan.

“Nah, ternyata tugas seorang PPS  melakukan virtual itu tidak mudah, biar kami saja yang lakukan. Parahnya saat melakukan verual ketika LO dan petugas virtual tidak tahu alamat rumah yang akan di vertualkan. Akhirnya bingung jadinya” Kata Syahran menceritakan curhatan petugas virtual di grup whatsApp.

Tak cukup disitu, Syahran  mengatakan, mereka saat bertugas melakukan virtual  terus di monitor  PPK melalui telpon. “Seperti seorang ibu yang rewel. Buka WA, baca pesan dari pimpinan di KPU yang terus menyemangati. Seperti seorang bapak yang sok bijak. Maaf ya… Cuma bercanda” Kata Syahran

Mendengar curhatan para petugas virtual yang bertugas dilapangan, pimpinan KPU terus memberi semangat kepada para petugas. Menurut Syahran menghadapi karakter LO yang berbeda-beda, bukan perkara sepele. Ada LO yang lemah lembut, suka protes, Ada yang faham batasan tugasnya ada juga yang tidak.

“Tetapi percayalah, dalam hati, mereka semua, baik LO maupun Panwas adalah orang baik. Cuma tanggungjawab saja yang kebetulan berbeda saat ini” Kata Syahran menyemangati petugas virtual di lapangan.