CALON Wakil Walikota Palu, Hj Habsa Yanti Ponulele, ST, M.Si saat bertatap muka dengan warga di wilayah utara Kota Palu. F-IKI

 

Palu, 50detik.com- Perjuangan menuju kursi Walikota dan Wakil Walikota Palu periode 2020-2025 tinggal dalam hitungan hari. Empat kandidat yang bersaing sudah tidak memiliki cukup  banyak waktu untuk meraih simpati warga.

Meski demikian, pergerakan secara massif di sisa waktu kampanye terus dilakukan pasangan calon walikota dan wakil walikota. Demikian pula calon walikota petahana, Drs Hidayat, M.Si dan calon wakil walikota Hj Habsa Yanti Ponulele, ST, MSi.

Dalam pekan ini, paslon nomor urut 3 dengan jargon ‘Tangguh dan Teruji’ ini menyasar wilayah utara, tepatnya di Kecamatan Palu Utara dan Tawaeli. Baik cawali Hidayat dan Cawawali Habsa Yanti.

Bahkan ketua tim pemenangan Koalisi Palu Bangkit, Abdul Rahman, ST, IAI juga ‘turun gunung’. Memaksimalkan kerja tim, meyakinkan masyarakat bahwa paslon nomor urut 3 Hidayat-Habsa Yanti Ponulele layak didukung untuk melanjutkan pembangunan di Kota Palu.

CALON Walikota Palu, Drs Hidayat, M.Si saat bertatap muka dengan warga di Kelurahan Besusu Barat. F-TIM MEDIA CENTER PALU BANGKIT

Di wilayah utara yang merupakan basis calon walikota Hadianto dan Aristan, Hidayat maupun Habsa yang mengunjungi warga secara bergantian, mendapat sambutan hangat dan meriah.

Warga di wilayah utara, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat sampai tokoh pemuda sangat antusias menyambut kehadiran Hidayat dan Habsa Yanti Ponulele.  Mereka menyatakan siap berjuang bersama –sama  untuk memenangkan paslon Hidayat-Habsa Yanti.

Calon wakil walikota Palu, Habsa Yanti Ponulele dalam setiap tatap muka dengan masyarakat di wilayah tersebut mengajak kepada warga untuk menentukan pilihannya pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang dengan mencoblos nomor 3.

Kenapa harus nomor 3?

‘’Karena tiga hal. Pertama karena paslon walikota nomor 3 sudah berpengalaman. Kedua karena tangguh dan teruji. Dan ketiga karena terbukti. Bapak-bapak atau ibu-ibu kalau ke Palu, maunya dibonceng sama orang yang baru belajar bawa motor atau yang sudah pengalaman?,’’tanya Habsa Yanti.

KETUA Tim Operasional Pmenenangan (TOP) Koalisi Palu Bangkit, Abdul Rahman, ST, IAI saat acara dialog terbuka dengan kaum milenial di Kecamatan Tawaeli.F-MEDIA CENTER PALU BANGKIT

Seperti dikomando, warga serentak menjawab, yang berpengaaman. ‘’Nah, seperti itu juga kalau kita memilih pemimpin, harus pilih yang berpengalaman. Pak Hidayat sudah pengalaman,’’ujar Habsa Yanti.

Menurut Habsa Yanti, pak Hidayat dalam periode kepemimpinannya sebagai walikota, diperhadapkan dua bencana besar, yakni bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuifaksi serta bencana non alam, pandemik covid-19.

‘’Meski diperhadapkan dengan dua kejadian bencana alam, pak Hidayat mampu melewatinya dengan baik, meskipun harus menghadapi cacian, dihujat, hinaan dan fitnah tapi tetap focus membangun kota ini untuk kepentingan masyarakat. Bahkan di masa pandemik covid-19 ini, Kota Palu pernah nol kasus positif. Ini semua adalah bukti kalau pak Hidayat sudah diuji dan teruji ,’’nilai Habsa Yanti. ***

Sumber: TIM