Pasangkayu,50detik.com – PT Pasangkayu merupakan salah satu anak perusahaan PT Astra Agro Lestari (AAL) Group, kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat.
Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan perkebunan kelapa sawit ini sukses menggelar serangkaian kegiatan benchmark keterampilan dan pengetahuan bagi 10 remaja Dusun Salurayya, Desa Wulai, Kecamatan Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat pada Jumat, 19 September 2025.
Program benchmark keterampilan dan pengetahuan bagi remaja ini bertujuan memberikan pengalaman praktis dan wawasan baru kepada para remaja yang dibagi dalam tiga kelompok berbeda berdasarkan minat mereka.
Mengubah Limbah Menjadi Karya Berharga
Kegiatan benchmark dimulai dengan pelatihan pembuatan kerajinan sapu lidi di Desa Wulai. Sepuluh remaja, terdiri dari 5 laki-laki dan 5 perempuan dilatih langsung oleh tim ahli dari Solowesi Smart Abadi (SSA).
Ketua SSA, Lukito secara langsung membuka kegiatan ini, menekankan pentingnya mengubah limbah menjadi produk bernilai ekonomis.
“Kami sangat senang bisa berbagi ilmu dengan adik-adik di sini. Siapa sangka lidi yang sering kita anggap limbah ternyata bisa diolah menjadi sapu yang memiliki nilai jual,” terangnya.
Salah satu peserta, Stepanus, mengaku sangat terinspirasi dengan program yang dilaksanakan PT Pasangkayu.
“Saya tidak menyangka, proses pembuatan sapu lidi ini cukup detail. Saya jadi termotivasi untuk terus belajar agar bisa membuat kerajinan lainnya,” tuturnya.
Masa Depan di Dunia Otomotif dan Kecantikan
Sementara lima remaja putra yang memiliki minat di bidang otomotif diajak praktik langsung di Bengkel Salsa Motor Pasangkayu.
Mereka dibimbing oleh pemilik bengkel, Bapak Salsa mengenalkan berbagai jenis kunci dan fungsinya, cara mengganti oli, menambal ban, hingga mengenali berbagai suku cadang motor.
Di lokasi berbeda, lima remaja putri yang tertarik dengan dunia kecantikan mendapatkan pelatihan di Salon Salsa Pasangkayu.
Ibu Salsa, pemilik salon mengajarkan keterampilan dasar seperti mengenal alat, fungsi, teknik memotong rambut, dan cara melakukan creambath.
Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Kapolsek Pasangkayu, AKP Mustamir dan Asisten CSR PT Pasangkayu, Kartina yang turut hadir dan memberikan sambutan.
AKP Mustamir menyampaikan pentingnya kegiatan positif bagi remaja agar terhindar dari kenakalan.
“Kegiatan seperti ini sangat positif dan patut dicontoh. Remaja harus dibekali dengan keterampilan yang bermanfaat untuk masa depan,” paparnya.
Sementara Kartina, menegaskan komitmen perusahaan dan berharap program ini bisa menjadi langkah awal bagi para remaja untuk menemukan serta mengembangkan potensi mereka.
“Keterampilan ini tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri, tetapi juga bisa menjadi bekal untuk berwirausaha di masa depan,” tegas Kartina dalam keterangannya, Sabtu (20/9/2025).
Selain itu, kegiatan ini juga didampingi oleh tokoh masyarakat setempat seperti Kepala Dusun Saluraya Markus, Pendeta Kapten Vicki Melki Mangelep, Pendeta Letnan Dewi, Novri selaku pembimbing Bimbel remaja, serta tim CSR PT Pasangkayu, Ahmad dan Bachrun.
Kolaborasi ini menunjukkan sinergi kuat antara perusahaan dan masyarakat dalam membangun potensi generasi muda di Pasangkayu.(*)
