Penyelidikan Dugaan Pencabulan Anak di Luwu Timur Dihentikan. Ini Alasannya

Luwu Timur, 50detik.com– Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes. Pol. Komang Suartana, S.H., S.I.K., M.H., di dampingi Wadirreskrimum AKBP. Duhri Akbar Nur, S.I.K. dan Kapolres Luwu Timur, AKBP. Silvester M.M. Simamora, S.I.K., M.H., melaksanakan Press Release Dugaan Kasus Pencabulan Terhadap Anak di Luwu Timur bertempat Lobby Lontang Adduppangeng Bharadaksa Polda Sulsel, Jumat (20/05/2022).

Press Release tersebut dihadiri juga oleh UPT PPA Luwu Timur,Tim dari Bareskrim Polri, Komisioner Kompolnas, Tim KPPA, Tim Apsifor dan Perwakilan Kantor Staf Presiden RI.

Perkembangan Penyelidikan Laporan pengaduan RS pada tanggal 9 Oktober 2019 tentang dugaan kekerasan seksual terhadap 3 orang anaknya yang diduga dilakukan S yang bertempat di perumahan Bumi Malili Desa Ussu Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur.

Pelapor RS mengaku jika ke-3 anaknya telah dicabuli oleh mantan suaminya S, Dalam pemeriksaan terlapor S tidak mengaku jika ia telah melakukan pencabulan kepada anaknya sebagaimana yang telah dituduhkan.

Hasil gelar perkara yang dilaksanakan di Polda Sulsel adalah dihentikan penyelidikannya atau karena tidak ditemukan adanya peristiwa pidana.

Sumber: Humas Mabes Polri
Tribratanews.polri.go.id

 

Pos terkait