POSO, 50detik.com – Bupati Poso secara resmi membuka Kegiatan Coaching Clinic Penilaian Mandiri Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terintegrasi dan Penyusunan Risiko.
Pusat kegiatan seluruh pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut, bertempat di aula kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Poso.
Adapun pembukaannya, dilakukan oleh kepala Inspektorat, Sukimin. Mewakili bupati Poso, Verna GM Inkiriwang, yang sedang tugas di luar daerah.
Dalam sambutannya, Inspektur Sukimin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam rangka memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berintegritas.
Ia juga menegaskan bahwa pemanfaatan sistem pengendalian intern dan manajemen risiko yang efektif sangat penting dalam mendukung pencapaian visi dan misi daerah serta target RPJMD 2025-2030.
“Hari ini kita memulai proses penting untuk menilai dan meningkatkan sistem pengendalian intern di lingkungan Pemda Poso. Melalui kegiatan ini diharapkan OPD mampu memahami dan mengimplementasikan tujuan SPIP secara optimal, serta mampu menyusun dan memperbarui register risiko secara berkala sesuai dengan dinamika program dan kegiatan pemerintah daerah, ” ujarnya.
Pelaksanaanya, akan berlangsung selama dua hari ke depan dan memiliki beberapa target utama, antara lain:
1. Memastikan OPD mampu memahami dan mengimplementasikan tujuan utama SPIP, yaitu melaksanakan kegiatan yang efektif dan efisien, menjamin keandalan pelaporan keuangan, mengamankan aset daerah.
Adapun tujuan lain yakni memastikan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan, dan mendorong aparatur sipil negara, agar mampu menyusun, memperbarui, dan mengelola register risiko secara mandiri sehingga risiko yang ada dapat diidentifikasi, dianalisis, dan diminimalisasi secara berkelanjutan.
Hal lain yang diharapkan bahwa akan terbentuk peran pimpinan untuk melakukan monitoring, dan evaluasi berkelanjutan, terhadap pengelolaan SPIP guna pencapaian sistem pengendalian yang efektif dan efisien.
Pada akhir acara, Inspektur berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik lagi, menuju Indonesia emas 2045. (Fer).
