foto: Humas pemprov sulbar
Mamuju, 50detik.com–Kasus penyimpangan keuangan yang banyak menyeret pejabat hingga masuk bui, menjadi alasan utama Pejabat Gubernur Sulbar Akmal Malik membangun komunikasi dengan Kejaksaan sebagai mitra kerjanya dibidang hukum.
Tentu saja tujuannya, agar dalam penyelenggaraan pemerintahan khususnya dalam pengelolaan keuangan terjaga dari adanya penyimpangan, karena kejaksaan bisa menjadi parner yang baik dalam memberikan pengawasan agar tidak terjadi pelanggaran penggunaan dana yang bisa bermuara pada pelanggaran hukum.
“Tentunya segala hal-hal yang baik yang telah dilakukan selama ini utamanya bagi Kejati bersama jajaran harus terus dilanjutkan ke depan hal itu merupakan salah satu poin penting untuk membangun Sulbar lebih baik ke depan, ” sebut Akmal Malik
Menurut Akmal pertemuan tersebut dalam rangka membicarakan upaya-upaya penegakan hukum agar dapat berjalan dengan baik serta membicarakan hal yang lain berupa ide-ide kreativitas.
Ia juga kembali menekankan, salah satu poin penting yang perlu menjadi perhatian yang serius yaitu dengan adanya penyiapan data di seluruh unsur stakeholder terkait.
“Kalau kita punya data yang sama maka kita tidak akan kebingungan dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang berkaitan dengan pembangunan daerah, dan hal-hal yang kurang baik dapat diperbaiki ke depan tentunya dengan data yang lengkap sehingga para investor dari luar dapat lebih tertarik dikarenakan data yang telah siap,” jelasnya. (farid)
Sumber: Humas Pemprov Sulbar
Sulbar Pemprov.go.id
editor: Masruhim Parukkai
