Palu, 50detik.com– Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sulawesi Tengah laksanakan Musyawarah Daerah ( Musda) untuk memilih ketua pengurus daerah IBI Sulteng periode tahun 2023-2028, di Hotel Santika, Jalan Mohammad Hatta, Palu.
Ketua Umum IBI Pusat, Dr. Hj. Ade Jubaedah, S.SiT, MM, MKM, yang menekankan pentingnya pelaksanaan Musda sesuai dengan anggaran dasar dan rumah tangga organisasi.
Saat ditemui media ini Dr. Ade Jubaedah menyatakan bahwa Musda kali ini melibatkan dua sidang utama, yaitu sidang pleno dan sidang organisasi, yang terdiri dari lima tahapan. Sidang ini bertujuan untuk melakukan konsolidasi internal dan eksternal, termasuk pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, serta sidang pemilihan.
“Kami selalu memberikan arahan kepada seluruh ketua IBI di Indonesia agar menjalankan roda organisasi sesuai pedoman. Organisasi ini memiliki tujuh piranti sebagai landasan berorganisasi. Selain itu, kami mendukung kolaborasi dengan pemerintah, forkopimda, stakeholder, dan organisasi profesi lainnya untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta angka stunting di Indonesia,” jelas Dr. Ade.
Ketua IBI Sulawesi Tengah, Euis Bianca, SKM, M. Kes menambahkan bahwa kesinambungan program kerja menjadi prioritas utama, meskipun terjadi pergantian kepemimpinan. Langkah strategis yang dilakukan meliputi penyusunan program berbasis kebutuhan masyarakat, pengarsipan program secara rinci, serta pembekalan pengurus baru agar memahami visi, misi, dan strategi organisasi.
“Kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah dan institusi kesehatan menjadi kunci keberlanjutan program IBI. Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan ibu dan anak tetap berjalan meski ada perubahan di internal organisasi,” ujar Euis.
Selain itu kata dia, musda ini diharapkan mampu menghasilkan pemimpin dan pengurus yang memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak di Sulawesi Tengah.
“Musda ini diharapkan melahirkkan strategi pelayanan berbasis komunitas, inovasi, dan teknologi dapat diperkuat untuk menjangkau wilayah terpencil, dan menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menciptakan kebijakan yang mendukung kesejahteraan ibu dan anak” katanya.
Melalui Musda VIII, IBI Sulawesi Tengah berharap dapat berkontribusi lebih optimal untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera.(*)
