genangan lumpur dihalaman SDN Maremeau masih terlihat. (foto"mat)

Laporan: Rahmat Pratama

Pasangkayu, 50detik.com- Hampir dapat dipastikan gedung SDN Marembeau, Desa Karya Bersama, Pasangkayu, Sulbar belum bisa dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) Senin, 26 November 2018. Sebab, sampai Minggu, 25 November 2018 kondisi halaman sekolah masih digenangi lumpur setinggi 20 centimeter.

Seperti diketahui sekolah ini sempat dilanda luapan banjir dari saluran  Sungai Pasangkayu dua pekan lalu, sehingga aktifitas sekolah tidak berlangsung efektif. Tidak ada aktifitasbelajar di ruang kelas, nanti setelah pihak Polres Pasangkayu membangunkan tenda darurat, di lokasi agak aman dari banjir, barulah murid-murid di sekolah itu dapat belajar.

Sebenarnya, kata Kades Karya Bersama, Nuryadin, kondisi fisik bangunan tersebut sudah perlu direlokasi, karena lokasinya setiap saat bisa dihantam banjir  yang disertai lumpur pada setiap kali turun hujan.

‘’Hasil konsultasi ke pihak dinas pendidikan hanya memberikan solusi untuk mencari lokasi sekolah baru untuk dipindahkan sebab dilakosi tersebut sudah sering kali dibanjiri setiap musim penghujan turun,’’ ungkap Kades.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here