Laporan: Darmawan

Pasangkayu, 50detik.com- Banjir lumpur menjadi langganan rutin SDN Marembeau, Pasangkayu, Sulbar, setiap hujan turun. Fenomena alam itu masih terlihat hingga Jumat 30 November 2018, padahal sudah lewat dua pekan dari peristiwa banjir dari luapan saluran sungai Pasangkayu.

Alasan itu yang mendorong Dinas Pendidikan Pasangkayu untuk merelokasi gedung sekolah tersebut ketempat yang lebih aman dari ‘dadakan’ banjir. Gayung bersambut Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pasangkayu, Andi Enong merespons positif.

“Sangat setuju dan mendukung rencana pemindahan sekolah tersebut. Pasalnya siswa tidak bisa diterlantarkan hanya karena sekolahnya digenagi air, dan itu merupakan langkah yang sangat baik, karena dilokasi tersebut merupakan lokasi langganan banjir sehingga harus segera mendapatkan solusi lebih cepat”, Sebut Andi Enong saat ditemui di Warkop Ads

Menurut politisi partai demokrat, pemindahan sekolah ini merupakan salah satu langkah tepat untuk menjauhkan sekolah dari genagan air. Dimana sekolah ini diketahui hampir tiap tahunnya digenagi air terutama ketika memasuki musim hijan.

Apalagi saat ini sekolah akan menghadapi sejumlah kegiatan di Sekolah seperti salah satunya pelaksanakan ujian nasional.

“Saran saya pemindahan sekolah itu tidak terlalu jauh dari pemumkiman penduduk, sehingga anak-anak disana nantinya tidak terlalu jauh ketika ingin kesekolah. Ini juga demi keselamatan anak-anak saat berangkat ke sekolah”, Tambahnya

Sebelumnya Disdikpora telah merencanakan pemindahan sekolah tersebut akan dilakukan 2019 mendatang. Yang saat ini masih dalam tahapan pencarian lokasi aman dari banjr dan pembebasan lahan.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here