KSBB Sulteng Kukuhkan Lima Pengurus Kabupaten/Kota, Perkuat Gerakan Olahraga Masyarakat Berbasis Budaya

Palu, 50detik.com– Komunitas Senam Bergerak Banua (KSBB) Sulawesi Tengah resmi melantik dan mengukuhkan pengurus KSBB tingkat kabupaten/kota masa bakti 2026–2030. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Sabtu (8/8/2026).

Lima pengurus KSBB kabupaten/kota yang dikukuhkan masing-masing berasal dari Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala, Kabupaten Parigi Moutong, dan Kabupaten Tojo Una-Una.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Gubernur Sulawesi Tengah yang juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Tengah, Muchsin Husain Pakaya, SE., M.Si., Ketua KORMI Sulawesi Tengah Ir. Saifullah Djafar, Ketua KSBB Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Naima, SH., MH., jajaran pengurus KSBB, Sekretaris KORMI Sulteng, Kadispora Kota Palu, Sekretaris Dispora Kabupaten Sigi, Ibu Bupati Parigi Moutong, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan.

Ketua Panitia Pelantikan dan Pengukuhan KSBB Sulawesi Tengah, Dr. Rafiuddin Nurdin, SH, MH, MP, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut hasil musyawarah organisasi dan keputusan Pengurus KSBB Provinsi Sulawesi Tengah tentang pembentukan serta pelantikan pengurus kabupaten/kota.

Ia mengangkat filosofi budaya masyarakat Kaili,  “Masintuvu Kita Maroso, Morambanga Kita Marisi”, artinya “Bersatu Kita Kuat, Bersama Kita Kokoh”, sebagai semangat dalam membangun kebersamaan organisasi.

Menurutnya, pelantikan tersebut mengusung tema “Memperluas Komunitas, Membangun Jiwa Olahraga, dan Menjaga Harmoni Budaya Olahraga Menuju Indonesia Bugar.”

Tema tersebut, kata Dr. Rafiuddin, menggambarkan komitmen KSBB sebagai wadah mempererat silaturahmi, memperluas jejaring, membudayakan olahraga sebagai gaya hidup, serta menghadirkan pengabdian bagi masyarakat.

“KSBB kita jadikan sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kualitas bersosialisasi, memperluas jejaring, serta membudayakan olahraga sebagai bagian dari kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap pengurus yang telah dilantik mampu menjalankan amanah organisasi secara profesional dan memperluas kontribusi KSBB dalam bidang olahraga kesehatan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Ketua KSBB Sulteng: Perluasan Organisasi Menjadi Semangat Baru

Ketua KSBB Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Nama, SH., MH., menyampaikan bahwa pelantikan pengurus kabupaten/kota merupakan momentum penting dalam perjalanan organisasi.

Ia menjelaskan, sejak pelantikan pengurus provinsi pada 11 Februari 2024, kegiatan tersebut menjadi pelantikan pertama pengurus KSBB tingkat kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.

“Walaupun belum seluruh kabupaten terbentuk, hal ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus bergerak membawa KSBB agar dapat menjangkau seluruh kabupaten yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah,” katanya.

Ia menegaskan, membentuk kepengurusan daerah bukan hanya sekadar mengisi struktur organisasi, tetapi bagaimana seluruh anggota mampu berperan aktif dalam menjalankan dan membesarkan organisasi.

Ketua KSBB Sulteng juga menjelaskan bahwa KSBB merupakan organisasi olahraga yang menggabungkan gerakan senam dengan musik etnik dan budaya daerah.

Ia menyebutkan, melalui konsep Senam Semangat Nusantara (SSN), KSBB berupaya menginspirasi masyarakat untuk hidup sehat sekaligus melestarikan budaya dan memperkuat semangat nasionalisme.

Dalam kesempatan itu, ia memperkenalkan Senam Nagaya, yaitu senam etnik khas Sulawesi Tengah yang mengangkat budaya masyarakat Kaili.

Senam tersebut diciptakan oleh tokoh seni dan budaya Sulawesi Tengah, Agus Suryanigprang, dengan musik pengiring berbahasa Kaili karya Rian Ashari Fauzi.

Ia berharap Senam Nagaya dapat menjadi identitas olahraga budaya Sulawesi Tengah dan disosialisasikan hingga ke seluruh pelosok daerah, termasuk kalangan pelajar.

Ketua KORMI Sulteng: Pelantikan Adalah Awal Pengabdian

Ketua KORMI Sulawesi Tengah, Ir. Saifullah Djafar, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya pengurus KSBB kabupaten/kota dan berharap organisasi tersebut dapat berkembang menjadi kekuatan baru olahraga masyarakat di Sulawesi Tengah.

Ia menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari amanah dan tanggung jawab untuk melayani masyarakat.

“Pelantikan bukanlah sekadar seremonial. Hari ini saudara-saudara tidak sedang menerima sebuah jabatan, tetapi menerima amanah untuk melayani, membangun organisasi, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Saifullah Djafar  menekankan pentingnya budaya kerja bersama dalam membangun organisasi.

Menurutnya, organisasi tidak akan maju apabila berjalan sendiri-sendiri. Karena itu, seluruh pengurus harus saling menghargai, membantu, dan menguatkan.

Ia juga mendorong KSBB untuk memperkuat organisasi, memperbanyak tempat latihan, melahirkan pelatih baru, menyiapkan wasit dan juri berkualitas, serta memperluas pembinaan hingga kabupaten/kota.

Terkait rencana Pornas 2027, Darmawangsa mengajak seluruh pihak tetap optimistis terhadap perjuangan Sulawesi Tengah menjadi tuan rumah.

Pemprov Sulteng Dukung KSBB Sebagai Penggerak Olahraga Masyarakat

Mewakili Gubernur Sulawesi Tengah, Kepala Dispora Sulteng Muchsin Husain Pakaya, SE., M.Si., menyampaikan bahwa pelantikan pengurus KSBB kabupaten/kota merupakan momentum penting dalam memperkuat pembinaan olahraga masyarakat.

Ia mengatakan, pelantikan tersebut bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi awal dari tanggung jawab pengurus untuk menjalankan program secara terarah, terukur, dan berkelanjutan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, saya menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus KSBB yang telah dilantik. Semoga mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, olahraga masyarakat memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang sehat, bugar, produktif, dan berkualitas.

Ia menilai KSBB memiliki potensi besar menjadi penggerak budaya olahraga di tengah masyarakat Sulawesi Tengah.

“Melalui kegiatan senam yang rutin dan terkoordinasi, masyarakat dapat menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” katanya.

Muchsin juga mengajak seluruh pengurus KSBB agar menjadikan momentum pelantikan sebagai awal untuk bergerak dan berkarya.

Terkait Pornas 2027, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama KORMI terus berupaya agar Sulawesi Tengah tetap menjadi tuan rumah.

Ia mengajak seluruh insan olahraga masyarakat untuk tetap menjaga semangat dan mendukung perjuangan tersebut.

Dengan dikukuhkannya lima pengurus KSBB kabupaten/kota, organisasi tersebut diharapkan semakin berkembang dan mampu menjadi bagian penting dalam mewujudkan masyarakat Sulawesi Tengah yang sehat, bugar, harmonis, serta berbudaya.(andi amal)

 

Pos terkait