Jakarta, 50detik.com–Anggota DPD RI, Abdur Rahman Thaha, mengatakan setelah Penyidik Kejaksaan Agung menetapkan empat orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oli (CPO), tidak berhenti sampai disitu, melainkan perlu dibongkar siapa tokoh dalang mafia minyak goreng tersebut.
“Tentunya proses hukum ini jangan sampai berhenti di ke empat orang tersebut, saya yakin dan percaya pasti ada tokoh pemain dalangnya ini, ada kekuatan yang lebih besar dalam pengambilan kebijakan ini tidak mungkin seorang sekelas dirjen begitu berani mengambil sebuah kebijakan tanpa perintah pengambil kebijakan yang lebih punya kewenangan, ini pasti ada Kejahatan permufakatan yang pada akhirnya memperkaya kelompok itu. Ini harus di Bongkar sehingga kelihatan semua siapa-siapa yang membuat negeri ini hancur dan membuat rakyat teriak, Kejaksaan hari ini hadir dalam hal mengawal proses penggunaan keuangan negara menjadi Garda Terdepan untuk Negeri dan Bangsa ini, ” tandas anggota DPD asal Sulteng.
Menurutnya, proses hukum kasus tersebut harus dikawal, sebab perilaku para mafia yang bisanya senang diatas penderitaan rakyat.
“Saudara Presiden harusnya sudah saatnya mencopot Kemendag, ketegasan saudara Presiden juga hari ini sudah meminta ke Jaksa Agung untuk melalukan proses penegakan hukum bukan hanya berhenti di keempat orang tersebut. Saya mengajak seluruh rakyat indonesia, kita selalu mendoakan Jaksa Agung sehingga selalu dalam lindungan Allah SWT dalam mengawal proses penegakan hukum, dan Kejaksaan hadir menjadi garda terdepan untuk rakyat Indonesia dan negeri yang kita cintai ini,” jelas Abdur Rahman Thaha. (pd)
Sumber; Humas Kejagung RI
