Pasangkayu,50detikcom- Sebanyak 24 finalis Pemilihan Duta Pariwisata Kabupaten Pasangkayu 2026 dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pasangkayu, mendapatkan wawasan mengenai industri kelapa sawit saat kunjungan ke PT Letawa.
Kunjungan tersebut menjadi salah satu rangkaian pembekalan bagi para finalis sebelum mengikuti tahapan akhir Pemilihan Duta Pariwisata Kabupaten Pasangkayu 2026.
Para finalis berkesempatan melihat secara langsung proses bisnis dan operasional industri kelapa sawit, termasuk aktivitas di Laboratorium Riset Area Sulawesi PT Letawa di Desa Makmur Jaya, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkay, Sulawesi Barat.
Ketua Panitia Pemilihan Duta Pariwisata Pasangkayu 2026, Herianto, mengatakan bahwa para finalis telah mengikuti berbagai tahapan seleksi.
“Tahapan dimulai dari pendaftaran dan seleksi administrasi, tes wawasan umum dan kepariwisataan, wawancara, unjuk bakat, penilaian etika dan kepribadian, hingga pembekalan pada masa pra-karantina dan karantina serta malam grand final,” katanya.
Ia menjelaskan, seluruh peserta dinilai berdasarkan kemampuan komunikasi, pengetahuan tentang daerah, karakter, kepemimpinan, serta kesiapan menjadi duta yang mampu membawa nama baik Kabupaten Pasangkayu.
“Jadi, salah satunya melalui kunjungan ke sejumlah investor yang menggerakkan perekonomian Kabupaten Pasangkayu sebagai tambahan wawasan bagi para finalis,” jelasnya.
Menurut Herianto, pengenalan terhadap sektor-sektor yang menjadi penggerak ekonomi daerah penting bagi para calon Duta Pariwisata.
“Dengan wawasan tersebut, para finalis diharapkan mampu memahami potensi Pasangkayu secara lebih luas dan turut mempromosikannya kepada masyarakat,” jelasnya.
Juara 1 Putra Duta Pariwisata Pasangkayu 2026, M Mirzah Adji, mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari kunjungan ke PT Letawa.
“Kunjungan ini memberikan pemahaman langsung mengenai pengelolaan industri kelapa sawit secara profesional dan berkelanjutan,” terangnya.
Dirinya mengemukakan, kunjungan ke PT Letawa memberikan pengalaman yang sangat berharga baginya, sehingga dapat melihat secara langsung bagaimana industri kelapa sawit dikelola dengan profesional dan berkelanjutan.
“Pengalaman ini menambah wawasan saya bahwa Pasangkayu memiliki potensi luar biasa yang patut diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia, bahkan dunia,” katanya.
Sebagai Duta Wisata, Mirzah menegaskan kesiapan untuk ikut mempromosikan berbagai potensi daerah secara positif.
Senada disampaikan Camat Tikke Raya, Muh Andi Saleh, menilai kunjungan para Duta Wisata ke PT Letawa merupakan langkah positif untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus memberikan edukasi mengenai dunia industri yang berwawasan lingkungan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara sektor industri dan generasi muda dalam mempromosikan Kabupaten Pasangkayu,” ujarnya.
Manajemen PT Letawa, Rendi H Prabowo, mengatakan Kabupaten Pasangkayu memiliki beragam potensi wisata yang perlu didukung oleh sumber daya manusia (SDM) kompeten.
“Kualitas SDM menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Rendi dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026).
Dirinya menyampaikan, PT Letawa turut menjadi inspirasi dan sumber ilmu bagi generasi yang memiliki wawasan luas tentang potensi daerah.
“Ini merupakan pengejawantahan motto kami, Sejahtera Bersama Bangsa. Kita menginginkan daerah kita berkembang dengan menyiapkan SDM yang lebih baik,” paparnya.
CSR PT Letawa, Ahmad Faizal, menyatakan pengenalan terhadap proses bisnis dan agribisnis kelapa sawit menjadi nilai tambah bagi para finalis.
“Sektor sawit memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan ekonomi Kabupaten Pasangkayu,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, mengenal bisnis proses agribisnis sawit merupakan nilai tambah yang positif, karena Pasangkayu ini lahir dan besar dengan adanya geliat ekonomi dari sawit.
“Dengan ekonomi yang bergeliat, tentunya sektor ekonomi dan pariwisata turut mendapat dampak positif bagi Kabupaten Pasangkayu,” ungkapnya.
Dirinya berharap, ajang Pemilihan Duta Pariwisata Pasangkayu dapat melahirkan generasi muda yang memiliki wawasan luas serta kemampuan untuk ikut mempromosikan dan mengembangkan sektor pariwisata daerah.
Dalam kunjungan tersebut, kata Faizal, para finalis juga diperkenalkan dengan berbagai kegiatan operasional PT Letawa, produk-produk kelapa sawit yang menjadi bahan baku berbagai kebutuhan sehari-hari, baik pangan maupun non pangan, serta sejumlah program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang telah dijalankan di Kabupaten Pasangkayu.
“Nantinya diharapkan akan lahir generasi-generasi yang aktif dan cakap untuk memajukan pariwisata ke depan,” katanya.
Melalui kunjungan bisnis proses ke PT Letawa tersebut, para finalis Duta Pariwisata Pasangkayu diharapkan tidak hanya memiliki wawasan mengenai sektor pariwisata, tetapi juga memahami berbagai sektor ekonomi yang menjadi kekuatan daerah.
Dengan bekal tersebut, para finalis diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang aktif memperkenalkan potensi wilayah, wisata, budaya, serta ekonomi kreatif Kabupaten Pasangkayu kepada masyarakat luas. (*)





