Mamuju, 50detik.com- Patut diduga ada kongkalikong dibalik proyek pembangunan gedung Pendidikan dan Latihan (Diikat)  di kawasan Wisata Gantungan Kecamatan Kakakku, Kabupaten Mamuju, Sulbar, yamg hingga kini belum rampung, sebab mestinya sesuai kalender kegiatan sudah harus clear awal Oktober 2018.

Sejak September sudah diperkirakan bakal tidak bisa rampung hingga batas waktu ysng ditentukan. karena dari hasil pantauan di lapangan realisasi bangunan tersebut  baru sekitar 40 persen.

Prediksi tersebut terbukti. Gedung yang dikerjakan PT. Serifal  8 S dengan nilai kontrak Kurang lebih Rp1.3 Milyar, hingga saat pekerjaan fisiknya tidak banyak mengalami kemajuan. Hanya ada beberapa ruang yang telah dipasang tegel.

Atap  menggunakan rangka baja belum terpasang seng,  masih terlihat  rangka baja berwarna putih,  seperti sebulan sebelumnya.

Saat media ini melakukan investigasi kelokasi proyek,  belum nampak adanya bahan bangunan atap.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Barat, Ir. H. Nazaruddin  ketika dikonfirmasi mengatakan proyek tersebut tetap dilanjutkan pekerjaannya sampai selesai, mereka dikenakan denda perseribu perhari  dari jumlah nilai kontraknya. “Direktur Perusahaannya saya sudah panggil dan mereka berjanji menyelesaikan dengan di kenakan denda.” tegasnya.

Sementara itu dari hasil investigasi, bahwa proyek ini dikerjakan oleh orang kedua bukan pemenang awal. (Ucheng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here