PASANGKAYU,50detik.com – Momen unik terjadi dalam dialog publik peringatan Hari Buruh (May Day) 2026 di Warkop Jurnalis, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Pasangkayu, Jumat (1/5/2026).
Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Disnakertrans) Pasangkayu, Moh. Ikbal N. Pali, “me-roasting” eks Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dasteri Anto, dalam suasana cair penuh respek.
Ikbal yang hadir sebagai narasumber pada dialog bertema “Masa Depan Buruh Pasangkayu: Dilindungi atau Ditinggalkan?” menyebut Dasteri Anto sebagai senior dengan rekam jejak panjang di birokrasi.
“Beliau sudah memasuki masa purna bakti per 1 Mei, bertepatan dengan May Day. Alhamdulillah dalam keadaan sehat. Di tempat ini kita tentu butuh masukan dari senior untuk kami yang junior,” ujar Ikbal mengawali penyampaiannya.
Pada forum tersebut, Dasteri Anto juga menyampaikan pamit sebagai ASN karena telah resmi pensiun.
Melalui acara diskusi dirinya menyatakan ikrar akan tetap ingin berkontribusi membangun daerah melalui gagasan dan masukan, termasuk pada isu ketenagakerjaan.
“Saya sudah pensiun. Ke depan saya tetap ingin memberi masukan. Mungkin juga akan menjadi bagian dari pemerhati buruh,” ucapnya.
Penanggung jawab kegiatan, Egi Sugianto, mengapresiasi kehadiran Disnakertrans sebagai bentuk keterbukaan pemerintah terhadap ruang diskusi publik.
“Kehadiran Disnakertrans sebagai pembicara menjadi penanda bahwa OPD yang dipimpin Moh Ikbal terbuka terhadap kritik dan saran demi perbaikan pembangunan Pasangkayu,” katanya.
Menurutnya, pemaparan Ikbal memberi gambaran utuh terkait problem, kendala, serta capaian kinerja dinas, khususnya dalam perlindungan pekerja dan buruh.
“Dari dialog ini kami jadi memahami peran dan tanggung jawab dinas. Monitoring dan evaluasi sesuai regulasi disampaikan,” tambah Egi.
Untuk itu, Egi mendorong agar forum dialog terbuka diperluas ke OPD lainnya, guna memperkuat komunikasi publik sekaligus mempublikasikan dinamika pembangunan daerah.
Selain Ikbal, dialog menghadirkan Wakil Ketua II DPRD Pasangkayu, Muhammad Dasri, serta Herman Yunus sebagai pemerhati buruh.
Peserta yang hadir berasal dari berbagai unsur, di antaranya KNTI, PPNI, asosiasi ojek online, Dewan Pertukangan Nasional, mahasiswa Muhammadiyah Pasangkayu, HMI, serta sejumlah elemen masyarakat. Turut hadir Kepala BPS Pasangkayu, Hirlan Khaeri. (*)
Dialog May Day, Kadisnakertrans Pasangkayu “Roasting” Eks Kadis, Sentil Sekaligus Hormat Senior





