POSO 50detik.com – Sejumlah pejabat pada lingkup Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kabupaten Poso, telah mengalami pergeseran dari jabatan sebelumnya. Perombakan kabinet pada tataran eselon II ini, adalah kali pertama di lakukan bupati Poso dr. Verna GM Inkiriwang bersama wakilnya M. Yasin Mangun. S,Sos. Sejak keduanya resmi di tetapkan sebagai bupati/wakil bupati di kota berslogan Sintuwu Maroso tersebut.
Perempuan pemecah rekor sebagai bupati perempuan pertama di tanah poso bahkan Sulawesi tengah ini. Mengajak semua Aparatur Sipil Negara (ASN) Yang telah mendapat mandat sebagai pimpinan pada setiap instansi pemerintahan kabupaten poso. Untuk bekerja keras dengan berpedoman pada Undang-Undang dan aturan yang ada,
“ Salah satu panduan tugas dan fungsi ASN adalah Undang – Undang Nomor 5 Tahun 2014, Pasal 18 ayat (2) bahwa pejabat dalam jabatan pimpinan tinggi bertanggungjawab memimpin dan memberi motivasi setiap pegawai ASN pada instansi pemerintah, melalui kepeloporan dalam bidang keahlian professional analisis/ rekomendasi kebijakan kepemimpinan management, pengembangan kerjasama dengan intasi lain, serta keteladan dalam mengembangkan nilai dasar ASN,” Terang bupati Verna seraya memberi arahanya. Senin, ( 20/9) 2021
Ada 5 point penting yang di amanatkan bupati berusia 37 Tahun itu, kepada seluruh pejabat di lingkup pemerintah kabupaten Poso yakni:
PERTAMA, Seluruh jawatan harus mampu bekerjasama baik secara internal, lintas instansi, maupun vertical dalam satu keluarga besar pemerintah kabupaten Poso
KEDUA, Dalam Pelaksanaan tugas, seluruh OPD harus mampu untuk mewujudkan nawacita pembangunan nasional, Bangsa dan Negara, berani dan memiliki niat yang tulus dengan mentaati peraturan demi tercapainya pemerintahan yang baik ( Good Governance)
KETIGA, Setiap pejabat di tuntut untuk inovatif dan kreatif membangun terobosan, memberikan masukan positif kepada pimpinan,
“ Kita harus bekerjasama dan saling memberikan masukan. Cara seperti ini akan mampu melepaskan pimpinan pada keputusan yang salah dan sudah tentui akan berdampak positi bagi organisasi pemerintahan kita kedepan. Setiap pejabat harus selalu berupaya untuk menjadi teladan dengan disiplin yang baik dalam menjalankan tugas kedinasan,” Tutur perempuan pernah menyabet Runner Up putri Indonesia ini.
KEEMPAT, Kepada mereka yang telah di lantik, untuk segera melaksanakan tugas yang masih tertunda pada dinas sebelumnya, kemudian melakukan konsolidasi dengan pegawai bawahan pada tugas atau jabatan barunya
KELIMA, memerintahkan kepada seluruh pejabat OPD untuk bersikap sebagai pelayan dan bukan di layani masyarakat,
“Setiap pejabat harus bertindak sebagai pelayan masyarakat dan bukan sebaliknya. Berikanlah rakyat pelayan terbaik, kemudian saya mengingatkan agar dalam menjalankan pemerintahan, seluruh jajaran pejabat harus menghindari pungli, dan gratifikasi baik atas nama dinas maupun diri sendiri. Jika hal seperti ini terjadi, maka pemerintah tidak akan memberikan perlindungan hukum pada kejadian seperti itu,” kata mantan anggota DPR – RI ini menegaskan
PARA PEJABAT YANG DI LANTIK :
1. Filson Leonard jabagan lama Kepala Badan Kepegawaian dan SDM diangkat sebagai Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Sekretariat Pemda Poso.
2.Hendry Gamalia Padaga Kepala Dinas Perpustakaan menjabat Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kemasyarakatan SDM.
3 Ir. Luciana Sigilipu Kepala Dinas PMD menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan Keuangan dan Sumber Daya Alam.
4. Mahmudin Djamal Kadis Pemuda dan Olah Raga menjabat Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.
5. Krisnawati Limbong Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dilantik sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan
6. Heningsih Tampai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah menjabat Sekwan DPRD Poso.
7. Yusak Teri Mentara Kadis Perikanan dan Kelautan diangkat sebagai Kepala Badan Pegawaian dan SDM
8. Darma Metusala Kadis Penanaman Modal dan PTSP menjadi Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah.
9. Djhon Yusmadoli Sekwan DPRD Poso menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah menjabat Sekwan DPRD Poso.
10. H. Isnain T. Karim Staf Ahli Bidang Ekonomi menjadi Kadis Ketahanan Pangan.
11. Murniati Putosi Kadis Lingkungan Hidup menjadi Kadis Koperasi UMKM dan Perdagangan
12. Noldi Tobondo dari Kepala BPBD menjadi Kadis Pariwisata
13. Rusnah Mangun dari Kadis Ketahanan Pangan menjadi Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
15. Putera Botilangi Kadis Pendapatan menjadi Kadis Penanaman Modal dan PTSP.
16. George Victor.Y. Tumonggi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Kadis Perhubungan.
17. Markarma Lasimpala Kadis Infokom menjadi Kadis Tenaga Kerja dan Transnigrasi.
18. Abd Kahar Latjare Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan SDM menjadi Kepala Sat Pol PP dan Pemadam Kebakaran
