Jakarta, 50detik.com–Kepala BKKBN melantik sebanyak 671 orang Pejabat Fungsional yang ada di BKKBN pusat maupun yang ada di Perwakilan BKKBN Provinsi seluruh Indonesia pada Jumat, 17 Juli 2020. Terdiri dari Pejabat Ahli Madya sebanyak 149 orang dan Pejabat Fungsional Ahli Muda sebanyak 522 orang, dengan 19 jenis rumpun jabatan fungsional, selain pejabat fungsional yang dilantik hari ini, masih ada 298 orang/jabatan dalam proses validasi di Kemenpan RB yang tidak lama lagi akan selesai dan akan menyusul dilantik pada tahapan berikutnya. Selain melantik pejabat fungsional hasil penyetaraan Jabatan Administrasi ke Jabatan Fungsional juga ada 2 Pejabat Fungsional Inpassing serta 10 Jabatan Struktural Administrasi sesuai Organisasi dan Tata Kerja (OTK) BKKBN yang baru.
Tjahyo juga menuturkan bahwa dalam konteks Reformasi Birokrasi yang diusung oleh Presiden dan Wakil Presiden RI salah satunya adalah bagaimana mengubah pola pikir dari jabatan struktural kepada Jabatan Fungsional. Sampai hari ini pelaksanaan RB tersebut sudah dilaksanakan sebanyak 60% yang diikuti oleh semua Kementerian, Lembaga dan daerah dengan target penyelesaian pada Desember 2020. Menurutnya, dengan merubah Jabatan Struktural menjadi Fungsional itu kami jamin bahwa sistem merit dan profesionalisme akan menjadi lebih bagus.
“BKKBN dengan spirit dorongan dari Kemenpan RB melakukan berbagai macam perubahan. Mulai dari logo, perubahan logo, kemudian juga tagline, juga jingle, juga perubahan seperti Kampung KB yang semula Kampung Keluarga Berencana menjadi Kampung Keluarga Berkualitas. Kemudian juga kebijakan PKB dan PLKB bisa membantu mendistribusikan obat yang tentu kerjasama bersama provider dan juga bersama layanan-layanan atau klinik atau fasilitas kesehatan yang ada. Di dalam rangka perubahan itu maka juga melaunching program dengan nama baru yaitu Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana),” tutup Hasto (17/07). (HUMAS)
