<Mamuju, 50detik.com–Aksi demo tolak tambang yang digelar di halaman kantor Gubernur Sulbar di Mamuju, Selasa (13/5/2025) dicurigai ada yang nunggangi oknum yang tak dapat menerima kekalahan pada Pilkada Gubernur lalu.
Alasannya, izin operasional tambang sudah terbit sebelum Gubenur Suardi Duka (SDK) dilantik, sehingga semestinya aksi penolakan itu harus dilakukan pada Gubernur sebelumnya.
”Tepat pada tanggal 20 February 2025, beliau SDK gubernur Sulawesi barat di Lantik….itu artinya belum sampai 100 hari kerja, .. Kini beliau di hadapkan pada persoalan yang di mana, saat itu beliau belum menjabat gubernur, . Izin tambang jauh hari sudah terbit, tentu dengan berbagai macam proses, hingga pada akhirnya izin tambang pun keluar… Pertanyaan saya….Kenapa di awal terbitnya izin tambang ini keluar, kalian nda lakukan aksi besar-besaran seperti sekarang ini..? <span;>Atau mungkin para pelaku pembuat izin ada bersama kalian pada saat itu?
Ataukah blom siap menerima kenyataan hasil Pilgub..?” tulis akun facebook To Sangkalebu, Selasa edisi 13 Mei 2025. (tim)
