Palu, 50detik.com– Musyawarah Daerah (MUSDA) Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Pengurus Daerah Sulawesi Tengah (Pengda Sulteng) yang digelar pada 17–18 Mei 2025 di Aula Hotel Paramasu, Kota Palu, telah berlangsung sukses dan penuh semangat kebersamaan.
Dalam rangkaian acara tersebut, dilakukan pemilihan pengurus baru IAGI Pengda Sulteng untuk periode 2025–2028. Hasilnya, Ir. Ahmad Ali, S.T. resmi terpilih sebagai Ketua menggantikan Hamka Jaya, S.T., M.T.
Terpilihnya Ahmad Ali diharapkan membawa semangat baru bagi IAGI di Sulawesi Tengah dalam memperkuat peran organisasi, khususnya dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. Fokus strategis yang akan diusung mencakup penguatan peran kegeologian dalam bidang geologi lingkungan, eksplorasi sumber daya, mitigasi kebencanaan, serta konservasi sumber daya alam.
Ir. Ahmad Ali, S.T., menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi periode 2025–2028. Ia berharap IAGI Sulteng dapat menjadi wadah yang solid dan aktif dalam menjawab tantangan kegeologian di era pembangunan berkelanjutan.
“Saya berharap ke depan IAGI Sulteng bisa lebih solid, inklusif, dan responsif terhadap isu-isu strategis di bidang geologi, mulai dari mitigasi bencana, konservasi sumber daya alam, hingga penguatan riset dan eksplorasi” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara ahli geologi, pemerintah daerah, akademisi, dan pelaku industri agar IAGI dapat memberi kontribusi nyata bagi pembangunan Sulawesi Tengah, khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam yang berwawasan lingkungan.
“Mari kita jaga semangat kebersamaan ini dan terus berinovasi demi memperkuat peran IAGI sebagai mitra strategis pembangunan daerah,” tambah Kepala Teknik Tambang di Morowali ini.
Kegiatan MUSDA ini menjadi momentum penting bagi para ahli geologi di wilayah Sulawesi Tengah untuk bersinergi, menyatukan visi, dan memperkuat kontribusi keilmuan geologi bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Semangat kolaborasi diharapkan terus terjaga demi kemajuan geologi Indonesia.***
