Waspada Penimbun Minyak. Ini Warning Kapolda Sulbar

Mamuju, 50detik.com– Kapolda Sulbar Irjen Pol Eko Budi Sampurno menegaskan dalam kondisi kelangkaan minyak goreng agar tidak ada yang memanfaatkan situasi ini dengan melakukan penimbunan ataupun penjualan minyak secara ilegal, apalagi beberapa minggu kedepan akan menghadapi bulan suci Ramadhan.

Terkait hal tersebut, Kapolda langsung mengambil tindakan dengan melakukan pemanggilan kepada pimpinan Perusahaan PT. Tanjung Surya Lestari (TSL) selaku pengelolah minyak sawit di Sulbar dan Pihak Inspektorat daerah Provinsi Sulbar di ruang kerja Kapolda, Rabu (16/03/21).

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Polda Sulbar itu meminta agar distribusi minyak goreng oleh Perusahaan dilakukan secara merata ke seluruh wilayah dengan mengikuti harga yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Berdasarkan data yang diperoleh, untuk pasokan minyak goreng kemasan memang mengalami devisit, namun untuk minyak goreng curah pasokan masih cukup memadai.

“Saya tegaskan, jangan main-main, bila ada pihak yang memanfaatkan situasi kelangkaan ini dengan melakukan penimbunan dan penjualan minyak goreng secara ilegal, akan kami tindak secara tegas sesuai dengan aturan hukum, apalagi beberapa minggu lagi kita akan menghadapi bulan suci Ramadhan”, tegas Kapolda Sulbar.

Ia juga meminta kepada seluruh Pemerintah Kabupaten, Provinsi dan seluruh Masyarakat agar ikut membantu pihak Kepolisian dalam melakukan pengawasan sehingga tidak ada kelangkaan minyak goreng hingga selesai lebaran nanti

“Saya sudah perintahkan Direktur Kriminal Khusus dan Direktur Intelkam untuk mengerahkan personil melakukan pengawasan dilapangan, tentunya hal ini harus didukung penuh oleh Pemkab, Pemprov dan masyarakat agar kita dapat sesegera mungkin keluar dari situasi ini”, Pinta Irjen Pol Eko. (empe)

Sumber: Humas Polda Sulbar — tribratanews.sulbar.polri.go.id

 

 

Pos terkait