Laporan : Mulyadi T Bua

Luwuk50detik.com-Tujuh orang karyawan PT Barata Indonesia yang dinyatakan reaktif dan terkonfirmasi terpapar wabah Virus Corona, sesuai keterangan medis Rumah Sakit Clare Medika (RSCM) Luwuk. Kini tengah menjalani karantina mandiri.

Menurut keterangan pers Kapolsek Batui IPTU. Yoga Widata yang juga anggota Tim Gugus Tugas Covid 19 Kecamatan Batui, mengakui ada tujuh orang karyawan PT. Batara Indonesia perusahan yang bergerak pada jasa kontraktor pembangunan fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di Desa Nonong Kecamatan Batui Kabupaten Banggai Sulteng, reaktif dan terkonfirmasi terpapar Corona.

Tak mau ambil resiko akhirnya Tim Gugus Tugas, berkordinasi dengan manajemen PT. Batara Indonesia untuk, melakukan uji Antigen kepada seluruh karyawannya. Tepatnya hari ini Selasa (1/6/2021) bertempat di kantor Site PT. Barata Indonesia di Desa Nonong, 180 orang orang karyawan PT. Barata dan sembilan orang petugas PLN Dirapid Antigen oleh tim kesehatan gugus tugas yang dibantu oleh seorang dokter didatangkan dari Jakarta oleh pihak manajemen perusahaan tersebut.

Namun sampai berita ini tayang, belum ada konfirmasi soal hasil Rapid Antigen yang digelar siang tadi.

Yoga Widata menambahkan, pelaksanaan Rapid Antigen itu, merupakan hasil rapat koordinasi yang dilakukan oleh Gugus Tugas bersama manajemen perusahaan PT. Barata Indonesia, setelah ada karyawannya yang terkonfirmasi reaktif dan positif terpapar Covid 19 sesuai pemeriksaan medis Rumah Sakit Clare Medika (RSCM) Luwuk.

“Kini ketujuh orang itu, tengah menjalani isolasi mandiri, dengan pengawasan rutin dari pihak gugus tugas, katanya.

Adapun partisipasi pihak kepolisian setempat adalah dengan melakukan pengamanan sepanjang Rapid Antigen berlangsung.

“Selain pengamanan kami juga menyerukan agar karyawan yang mengantri untuk dirapid agar mengikuti protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan memakai masker. Dalam pengamanan kali ini, tak hanya kepolisian saja namun adapula aparat Koramil Batui,” ujar Yoga.

Kapolsek juga menghimbau kepada masyarakat apabila ada yang memiliki gangguan kesehatan dengan ciri-ciri klinis seperti Virus Covid 19, segera memeriksakan diri ke Puskesmas atau kepada petugas kesehatan, agar mendapat penangan medis secepatnya. Demikian pula dengan bagi perusahan yang melibatkan banyak pekerja agar rutin memantau kesehatan pekerjanya.*/rls