Tingkatkan Ketahanan Pangan, PT Surya Raya Lestari 1 Berdayakan Desa Binaannya

Pasangkayu,50detik.com- PT Surya Raya Lestari (SRL) 1 merupakan salah satu anak perusahaan PT Astra Agro Lestari (AAL) Tbl Group Areal Celebes 1 berkomitmen laksanakan program corporate social responsibility (CSR) melalui 4 pilar Astra Agro.

Keempat pilar itu, yakni pilar pendidikan dengan program Astra Cerdas, pilar lingkungan program Astra Hijau, pilar kesehatan program Astra Sehat dan pilar ekonomi program Astra Kreatif.

Manajemen Astra Agro berharap kedepannya keempat pilar tersebut teraplikasi secara berkesinambungan dalam dinamika penerapan, pemeliharaan, pengembangan, perbaikan, dan pengelolaan program-program tersebut.

Begitupula PT SRL 1 lakukan launching program budidaya sayur-mayur berlangsung di aula kantor Desa Tamarunang, Kecamatan Duripoku, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, pada Jumat (17/6/2022).

Program ini masuk dalam kategori program Astra Kreatif dalam pilar ekonomi. Program ini dirangkai pembagian tas non plastik bertemakan, ‘semangat mengurangi sampah plastik’, dalam program Astra Hijau.

Tim PT SRL 1 yaitu Community Development Oficer (CDO) PT SRL 1 Silmi Nathar, Staf Kemitraan Hadi Subakti dan Budiyanto serta Rian, Staf CSR Andi Ibrahim dan Rusman di s ambuty Kepala Desa (Kades) Tamarunang Abu Sakaria, Ketua BPD, Sekdes dan ibu-ibu PKK desa.

Tak ketinggalan hadir sebagai ujung tombak pelaksanaan program sekaligus agen pelopor kegiatan yakni Kader Posyandu, dan Kelompok Wanita Tani Desa Tamarunang.

Kades Tamarunang, Abu Sakaria mengapresiasi pelaksanaan program CSR PT SRL 1 ini sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada masyarakat di Desa Tamarunang.

“Kegiatan ini memungkinkan pemanfaatan lahan-lahan sudut maupun yang non produktif, kebun dusun bahkan sampai ke pekarangan rumah warga untuk ditanami sayur-mayur,” terang Abu.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat berkreasi di bidang cocok tanam akan memberikan hasil tambahan untuk keluarga dan masyarakat secara umum.

“Kami pemerintah Desa Tamarunang mengucapkan terima kasih kepada PT Surya Raya Lestari 1 telah menggulirkan program ini akan membantu kami dalam penguatan ketahanan pangan,” tutur Abu.

Ia menyatakan, dengan program ini, minimal masyarakat dapat mengelola dan memproduksi sendiri tanaman sayur-mayur sebagai kebutuhan setiap rumah tangga.

“Semoga kedepan program ini terus berkelanjutan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa. Saya berpesan kepada para kepala dusun agar memanfaatkan betul-betul bibit sayur-mayur ini, sehingga bisa kita kembangkan lagi ke depannya,” ujar Abu.

Sementara CDO Silmi Nathar menjelaskan kembali bagaimana komitmen perusahaan dalam program CSR, dan menghubungkan semua program yang ada dengan fenomena sustainability pada komoditas sawit.

“Telah terbukti sudah beberapa generasi replanting dari sejak bibit sawit dibudidayakan di pulau Sumatera, Kalimantan hingga Sulawesi, komoditas sawit ini dapat diandalkan dan diwariskan,” jelas Silmi.

Dengan demikian, kata Silmi, segala sesuatu yang berhubungan dengan sawit akan mendorong dinamika kehidupan masyarakat menjadi lebih baik di wilayah perkebunan sawit seperti di Sulawesi Barat sekarang ini.

“Fenomena ini harus kita sambut dengan rasa syukur yang tinggi. Adapun bila terjadi polemik maupun kontroversi di tengah masyarakat, mari kita hadapi dengan sadar dan sabar, karena Insya Allah itu adalah bagian dari dinamika menuju ke sebuah perubahan menjadi lebih baik,” katanya.

Dirinya menyampaikan, kegiatan yang kita laksanakan hari ini merupakan salah satu persiapan kita menjadi masyarakat perkebunan sawit yang memiliki ketahanan pangan dalam aktivitas menggapai kesejahteraan.

“Program Astra Kreatif seharusnya mendorong masyarakat mendapatkan pola kegiatan yang meningkatkan perekonomian keluarga khususnya untuk memenuhi kebutuhan sayur-mayur bagi keluarga, dan pada akhirnya akan mendukung ketahanan pangan masyarakat di Desa Tamarunang,” papar Silmi.

Senada Andi Ibrahim selaku pelaksana dan penanggungjawab program menyatakan, progress program Astra Kreatif ini Alhamdulillah di Desa Tamarunang, dan ini adalah desa yang ketiga tempat kami menjalankan program budidaya sayur-mayur.

“Sebelumnya, program serupa sudah kami jalankan di Desa Bulumario dan Desa Saptanajaya. Program ini mendapat respon dan dukungan yang positif dari pemerintah desa dan masyarakat setempat,” ujar Ibrahim.

Kata Ibrahim, saat ini telah terbentuk pula kader lingkungan melibatkan ibu-ibu PKK, kader posyandu, dan kelompok wanita tani di desa binaan PT SRL 1 sebagai subjek dan objek dari program CSR.

“Kader lingkungan inilah menjadi pelaksana program-program kegiatan yang akan dijalankan berupa penghijauan lingkungan seperti penanaman pohon dan bunga,” katanya.

Ibrahim menerangkan, peningkatan ketahanan pangan dengan sosialisasi pembuatan kebun sayur dan toga, serta pengelolaan sampah plastik dalam bentuk hasil karya yang bernilai jual, dimana kader-kader lingkungan sekaligus kader kreatif ini sebagai ujung tombak dalam mengkampanyekan dan menggalakkan program-program ini.

“rogram itu seperti Gerakan Peduli Lingkungan (GERLING), Program Kebersihan Lingkungan melalui Gerakan Kurangi Sampah Plastik (GERAK SAPA) serta Program Pengelolaan Sampah Terpadu (PPST) melalui Gerakan 5R (Refine, Reduce, Reuse, Recycle, Recovery),” terangnya.

Di akhir acara, dilakukan serah-terima bantuan bibit sayur-mayur dengan berbagai macam jenis bibit, racun rumput, serta polybag dikemas dalam 1 paket dari PT SRL 1 ke pemerintah Desa Tamarunang.

Bantuan diserahkan CDO Silmi Nathar didampingi Hadi Subakti dan juga Andi Ibrahim diterima oleh Abu Sakaria disaksikan jajaran perangkat desa, ibu-ibu PKK desa, kader posyandu, dan kelompok wanita tani Desa Tamarunang.

Pos terkait