Tampak Wartawan mengambil gambar dari luar pagar hotel rapat pleno penetapan nomor urut pasanlon pilkada 2020 (50detik.com/mawan)

Laporan: Darmawan

Pasangkayu,50detik.com- Rapat pleno penetapan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati kabupaten pasangkayu pada pilkada 2020  jurnalis tidak dibolehkan masuk meliput ke ruangan.

Dari pantuan media pada Kamis (24/9) di lokasi, terdapat beberapa jurnalis media elektronik, cetak dan online dari diluar pagar hotel mengambil gambar suasana rapat pleno penetapan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati kabupaten pasangkayu.

Dalam pencabutan undian nomor urut tersebut, pasangan H. Muhammad Saal – Musawir Azis Isham (Salam) mendapat nomor urut satu, Abdullah Rasyid – M. Yusri Nur (Abri) nomor urut dua dan Yaumil Agus Ambo Djiwa- Herny Agus (Yes) nomor urut tiga.

Pembatasan peliputan bagi jurnalis itu disoal para wartawan lantaran mereka tidak di perbolehkan masuk, Ketua KPU Pasangkayu, Syahran Ahmad yang dikomfirmasi mengatakan, ini berdasarkan hasil rapat koordinasi terkait peraturan PKPU No. 13 tahun 2020 dan  maklumat Kapolri tetang kepatuhan protokol kesehatan.

“Ini bukan pembatasan akses peliputan, tetapi ini semata-mata ini untuk penegakan Protokol Kesehatan (Protkes) Covid-19. Oleh karena itu, dirinya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rekan-rekan  jurnalis dan pada kegiatan selenjutnya kita akan menata lebih baik sehingga jurnalis bisa meliput secara langsung dengan protokol kesehatan” Katanya

Menurut  Syahran ada rapat pleno penetapan nomor urut pasangan calon berjalan aman dan lancar dengan menerapkan secara tegas Protkes Covid-19. Ini semua  tak lain sebagai upaya antisipasi penularan covid-19.