Laporan: Rahmat Pratama

Palu, 50detik.com–Subhanallah, setelah tertimbun tanah akibat likuifaksi dan gempa selama kurang lebih delapan bulan, lima warga Toraja, yang merupakan satu keluarga, ditemukan Tim SAR Gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palu, Senin, 17 Juni 2019.

Kelima warga Toraja ini teridentifikasi bernama Ribka Samperuru Sura, 51 tahun, Sofia Rada, 72 tahun, Natanoel dan Nataniel, anak kembar yang berusia 9 bulan, dan Angel, 11 tahun.

Kelimanya merupakan warga Jalan Dewi Sartika III Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, atau BTN Bumi Indah Permai Petobo. Kelima jenazah ini merupakan anggota keluarga dari Elen Andilolo, asal Uluway, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja.

kelima jenazah yang ditemukan itu langsung dimakamkan di Palu dan tidak dibawa ke Toraja.

Sebelumnya juga ditemukan sembilan korban dan lima sudah diidentifikasi. Dua diantaranya, bayi berusia sembilan bulan yang sedang berpelukan dan dirangkul oleh perempuan usia renta. Kemungkinan besar itu nenek si bayi

kerangka yang ditemukan sudah dalam bentuk tulang belulang. Ada daging juga yang menempel, tapi sudah hancur.
proses evakuasi tersebut dilakukan hanya selama dua hari. Itu terhitung sejak tanggal 16 hingga 17 Juni 2019

Menurut Kepala Dinas Damkar Kota Palu, Sudaryanto Lamangkona Evakuasi itu sendiri dihentikan, disebabkan medan yang dihadapi cukup sulit dan kurangnya alat berat yang dimiliki.

“Gundukan lumpur yang sekarang sudah menjadi tanah, itu cukup tinggi. Sementara, tanah yang harus di gali, kedalamannya mencapai tiga meter. Sehingga menyulitkan kami. Olehnya, evakuasi kami hentikan,” ungkapnya.

Selain kerangka mayat, tim evakuasi juga menemukan handphone, kalung, cincin dan pakaian yang di kenakan korban.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here