Laporan: Mahdi Rumi

TOLITOLi 50DETIK.COM. Puluhan sopir truck melakukan aksi protes terhadap kebijakan SPBU Tambun yang memprioritaskan pengisian BBM Jenis solar utk para nelayan.

Mereka menilai pihak SPBU Tambun telah bertindak diskriminasi terhadap sopir truck dan lebih memprioritaskan pelayanan kepada para nelayan dibanding dengan kebutuhan para sopir

Aksi protes sopir ini dilakukan dengan cara memberi kesempatan utk melakukan pengisian BBM jenis solar bagi pemilik gelon untuk hari ini sementara para sopir truck sengaja tdk melakukan pengisian BBM jenis solar meskipun diantara para sopir truck ini sdh melakukan antrian sejak 5 hari lalu dengan cara memarkir kendaraan mereka di SPBU Tambun.

Prioritas pelayanan pengisian BBM jenis solar ini kepada pemilik galon yang nota bene sebagai nelayan karena diduga ada pungutan antara 10 ribu hingga 15 ribu setiap galon yang diberlakukan operator SPBU

” Prioritas pelayanan pengisian galon terjadi karena adanya pungutan Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu setiap galonnya” diungkap sejumlah sopir kepada media ini

Para sopir truck ini meminta agar pihak SPBU Tambun berlaku adil dan tdk diskriminasi bahkan para sopir truck meminta agar besok hari selasa 7/12/2021 pihak SPBU Tambun memberi kesempatan kepada mereka para sopir utk melakukan pengisian BBM jenis solar utk kendaraan mereka dan meminta agar SPBU memperlakukan hal yg sama terhadap para sopir sebagaimana yg diberikan untuk pembeli dengan menggunakan galon

Manager atau pengawas SPBU Tambun saat akan dikonfirmasi di kantor SPBU Tambun tdk berhasil ditemui karena yang bersangkutan tdk terlihat setelah para sopir melakukan protes atas kebijakan yang diambil pihak SPBU Tambun

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?
Reload Reload document
| Open Open in new tab

Download [281.81 KB]