Poso, 50detik.com- Wakil Bupati Poso Samsuri menyatakan akan menfasilitasi pendataan keluarga (PK) tahun 2020.

“Kami akan beri surat edaran kepada camat dan kepala desa/lurah untuk mendukung pendataan keluarga,” ujarnya ketika menerima kunjungan Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tengah Maria Ernawati.

Pada kunjungan perdananya di Poso, usai dilantik sebagai Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 24 Januari 2020, Erna menyempatkan diri untuk bersilaturhami dengan Wakil Bupati Poso dan meminta dukungan untuk suksesnya program pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana (Banggakencana).

Samsuri menilai bahwa data PK itu penting untuk memetakan keluarga-keluarga di Poso, sehingga intervensi program banggakencana lebih tepat sasaran.

Pada kesempatan ini, Samsuri juga menanyakan soal stunting dan pernikahan dini di Kabupaten Poso.

Katanya, pernikahan dini juga menjadi perhatian karena angkanya masih tinggi. Untuk itu, dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana diharapkan berkoordinasi dengan desa dan lurah untuk mengatasi pernikahan dini.

Sedangkan untuk stunting, perlu ada pemetaan dan data mengenai jumlah kasus stunting, serta perlu ada kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi stunting.

“Saya berharap ada pemetaan stunting sehingga semua dinas keroyokan untuk mengatasi stunting,” ujarnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Maria Ernawati, mengatakan, BKKBN akan melaksanakan PK tahun 2020 dengan metode sampling.

Rencananya, Sulteng akan menjadi salah satu sampling. PK menghasilkan data keluarga dan individu by name by address. Pelaksanaan PK pada Juni 2020.

Sumber: humas bkkbn sulteng