Laporan : Mulyadi T Bua

Luwuk50detik.com-Bermodalkan pengetahuan melalui pelatihan yang diberikan Joint Operating Body Pertamina Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori). Akhirnya puluhan kelompok herbal, yang mayoritas ibu rumah tangga, telah berhasil melakukan inovosi baru.

Mereka berinovasi dengan menelorkan produk disinfektan yang terbuat dari bahan alami, yang di beri nama Simontok. Simontok akronim dari Siri Lemon Tanpa Bahan Kimia ini akan menjadi amunisi melawan pandemi yang telah merusak tatanan sosial dan ekonomi masyarakat dewasa ini.

“Semangat awal kami memproduksi simontok ini tak lain membantu sesama masyarakat untuk menangkal penyebaran virus corona. Apalagi beberpa waktu lalu harga Sanitizer dan Disinfektan telah langka dan mahal dipasaran. Jadi berbekal pengetahuan yang diberikan JOB Tomori, tentang produk herbal berupa Handsanitizer dan Disinfektan, akhirnya kami berinovasi mampu menelorkan pruduk itu, yang kiranya dapat meredam penyebaran Covid-19,” ujar Marinah, Ketua Kelompok Cahaya Berkah mitra binaan JOB Tomori.

Senada dengan Marinah, Ketua Kelompok Navu Pakuli, yang juga kelompok binaan JOB Tomori, menjelaskan teknis pembuatan Simontok, bahan yang dibutuhkan cukup sederhana, terdiri dari daun sirih, air perasan jeruk nipis dan air.

Kemudian daun sirih yang sudah di iris tipis-tipis, lalu siram dengan air panas kemudian di campur dengan air perasan lemon nipis. Campuran tersebut di kukus selama kurang lebih 30 menit, lalu didinginkan serta di saring.

Untuk lebih memastikan produk yang dihasilkan ini aman untuk digunakan, kata Agus Sudaryanto, Relation, Security & ComDev Manager JOB Tomori, maka melalui kemitraan dengan perusahaan, produk Simontok ini telah dilakukan uji labolatorium pada PT. Sucofindo pada 13 Juli 2020

Pengujian laboratorium sangat penting, guna memastikan kandungan yang dihasilkan dari olahan produk alami tersebut.

“Hasil uji laboratorium menunjukan bahwa produk Simontok aman dan layak dijadikan antiseptic/disinspektan, bahkan aman digunakan sebagai handsanitiser,” jelas Agus Sudaryanto.

Dengan hasil inovasi itu banyak kalangan memberikan apresiasi diantaranya adalah Camat Batui Selatan, I Made Brata.

Dia memberikan apresiasi sebab produk Simontok sangat bermanfaat bagi masyarakat ditengah badai pandemic covid-19.

Pencapaian itu, atas nama pemerintah kecamatan menghaturkan terima kasih kepada management JOB Tomori yang telah memberi kontribusi nyata kepada masyarakat, sehingga pemerintah kecamatan Batui Selatan siap memberikan dukungan penuh, demi kelancaran kegiatan operasi produksi perusahaan.

“Kami sangat berterimakasih kepada JOB Tomori yang telah berkontribusi kepada masyarakat kabupaten Banggai pada umumnya dan khususnya kepada masyarakat Kecamatan Batui Selatan, semoga apa yang sudah di perbuat selama ini terus di tingkatkan, apalagi dalam kondisi pandemic saat ini, JOB Tomori tetap peduli dengan masyarakat,” pungkasnya.

Hal senada juga di sampaikan Kepala Sekolah SMA N 1 Batui, Hj. Faika Alsan, saat digelar program Tomori Mengajar untuk memberikan pelatihan sekaligus praktek cara membuat disinspektan herbal.

“Ditengah situasi pandemic saat ini, langkah JOB Tomori bersama kelompok herbal binaan memberikan pelatihan cara pembuatan disinspektan kepada dewan guru dan para siswa sangat tepat, sehingga kami menyampaikan terimakasih yang tak terhingga kepada JOB Tomori atas kontribusinya kepada masyarakat,” tandasnya. */