Kepala Kejari Muchsin dan jajaran mengikuti hari bhakti adhyaksa secara virtual ke Kejaksaan Agung RI (50detik.com/ Ist)

Pasangkayu, 50detik.com- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasangkayu bersama jajaran mengikuti Upacara Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) Ke-61 secara serentak diseluruh Kejaksaan Se-Indonesia. Kegiatan itu, digelar secara virtual dari Kejaksaan Agung Repoblik indonesia (RI).

Upacara HBA secara virtual seperti ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan. Hal bukan tanpa alasan, tetapi demi memutus penularan wabah Covid-19 yang sampai saat ini belum berakhir di Indonesia. Termasuk di Kabupaten Pasangkayu, Sulbar.

Kepala Kejari Pasangkayu Muchsin  bersama jajarannya  mengikuti upacara HAB secara virtual ke-61 dengan menerapkan protkes secara ketat. Upacara itu dipimpin langsung Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Pada Kamis (22/7/2021) pagi.

Tema HBA ke-61 tahun ini “Berkarya Untuk Bangsa” masi sejalan dengan tama tahun sebelumnya  “Terus Bergerak dan Berkarya” dan tema Hari Ulang Tahun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Tahun 2020 ke-20 “Terus Berkarya dan Peduli”.

Tema tersebut, seperti upaya Kejaksaan RI menanggulangi penyebaran dan perkembangan COVID-19 melalui sumbangan alat-alat kesehatan dalam paket sembako dan paket lainnya yang diserahkan kepada penerima yang dilakukan serentak oleh Kejaksaan diseluruh indonesia 12 Juli 2021.

Pada mementum Hari Bakti Adhyaksa ini, Kejari Pasangkayu melakukan berbagai rangkaian kegiatan salah satunya pemusnahan Barang Bukti (BB) yang mempunyai kekuatan hukum tetap pada Tindak Pidana Umum dan melakukan donor darah di Kantor Kejari Pasangkayu.

Dalam upacara HBA Kejaksaan RI, Jaksa Agung Republik Indonesia dalam amanatnya memberikan 7 Perintah Harian kepada Jajaran Kejaksaan di Seluruh Indonesia yakni :

  1. Dukung penuh kebijakan Pemerintah dalam penangulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional sesuai Ketentuan.
  2. Gunakan Hati Nurani dalam setiap Pelaksanaan Tugas dan Kewenangan.
  3. Ciptakan karya-karya yang inovatif dan terintegrasi yang dapat meningkatkan pelayanan Publik.
  4. Wujutkan Kejaksaan digital dalam penyelenggaraan manejemen teknologi informasi dan sistim satu data Kejaksaan.
  5. Perkuat Asas Dominus Litis dalam setiap pembentukan peraturan perundang-undangan.
  6. Segera sinergitaskan peran penuntutan dan penanganan perkara koneksitas pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer.
  7. Jaga Marwah Institusi dengan bekerja secara cerdas, Integritas, Profesional dan Berhati Nurani. (dr)